- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Tegal Gelar Istighotsah demi Keselamatan Daerah, Sekaligus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan

Minggu, 22 Februari 2026 | 2/22/2026 01:22:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-22T06:22:03Z

 

SLAWI , LIPUTAN 12 . COM – Pemerintah Kabupaten Tegal menyelenggarakan kegiatan Istighotsah dan Doa Bersama yang dirangkaikan dengan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tegal, di Pendopo Amangkurat, Jumat (20/02/2026) malam.


Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa refleksi satu tahun kepemimpinan ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan visi “Tegal Maju dan Tangguh”.


“Tayangan refleksi yang telah kita saksikan bukan sekadar dokumentasi kegiatan, melainkan gambaran kerja kolektif seluruh elemen daerah dalam menjalankan pembangunan. Maju dalam kesejahteraan dan daya saing masyarakat, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujar Bupati.


Ia menambahkan, berbagai program prioritas telah dijalankan, mulai dari penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekonomi yang adil dan mandiri, peningkatan ketahanan lingkungan, pembangunan infrastruktur berkualitas, penguatan tata kelola pemerintahan, hingga ketahanan sosial budaya masyarakat.


Di tengah tantangan efisiensi anggaran pada awal masa jabatan, Pemerintah Kabupaten Tegal tetap mampu menjaga keberlanjutan pembangunan. Tercatat penambahan alokasi pembangunan infrastruktur sebesar Rp60,95 miliar yang dimanfaatkan untuk penanganan ruas jalan sepanjang 149 kilometer serta perbaikan 315 unit rumah tidak layak huni dengan nilai sekitar Rp6,3 miliar.


Pada sektor pendidikan, dukungan diberikan kepada 5.022 siswa sekolah dasar dan 1.356 siswa sekolah menengah pertama, termasuk renovasi sarana pendidikan. Selain itu, melalui Program Satu Desa Satu Sarjana, sebanyak 287 mahasiswa menerima beasiswa sebagai bagian dari investasi jangka panjang peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Di bidang ekonomi, Pemkab Tegal memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 8.146 petani dan nelayan serta mendorong pemberdayaan UMKM dan penguatan koperasi. Sementara itu, pada sektor kesehatan, angka stunting berhasil ditekan dari 20,5 persen menjadi 15,9 persen.


Bupati Ischak juga menegaskan bahwa kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


“Lima tahun adalah waktu yang singkat. Karena itu, kita harus bekerja cepat, bekerja tepat, dan bekerja bersama. Tanpa dukungan Forkopimda, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh masyarakat, capaian ini tidak mungkin terwujud,” tegasnya.


Momentum istighotsah dan doa bersama ini juga menjadi bentuk ikhtiar spiritual di tengah berbagai ujian bencana yang terjadi di Kabupaten Tegal, seperti banjir bandang di kawasan wisata Guci, pergerakan tanah di Desa Padasari dan Kajen, serta banjir di wilayah Suradadi dan Warureja.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memohon keselamatan, perlindungan, dan keberkahan bagi Kabupaten Tegal, sekaligus memberikan penguatan mental dan spiritual bagi masyarakat, khususnya yang terdampak bencana.


“Kegiatan ini merupakan ikhtiar lahir dan batin, serta upaya membangun kebersamaan dan solidaritas seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi musibah,” jelasnya.


Melalui kegiatan ini, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Tegal yang semakin maju, tangguh, dan lebih baik. 


(Ag)

×
Berita Terbaru Update