SAMPANG, Liputan12.com - Sebuah insiden memilukan terjadi di Dusun Dualas, Desa Pengongsean, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Selasa (17/2/2026), merenggut nyawa seorang pekerja bangunan bernama Mohammad Cholil (32). Korban dilaporkan meninggal dunia akibat sengatan listrik saat hendak memasang kipas angin.
Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa nahas ini terjadi saat Cholil sedang bekerja memasang keramik di kediaman Hotimah, seorang warga desa setempat. Merasa gerah, korban berinisiatif memasang kipas angin di dinding untuk menyejukkan ruangan.
Namun, malang tak dapat ditolak, saat Cholil memakukan dinding untuk menempatkan dudukan kipas angin, paku tersebut mengenai kabel listrik yang tersembunyi di dalam tembok. Akibatnya, Cholil langsung tersetrum dan jatuh pingsan.
"Diduga saat memaku tembok, paku yang digunakan korban mengenai kabel listrik yang berada di dalam dinding, menyebabkan korban tersetrum," jelas Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo.
Saksi mata yang berada di lokasi kejadian dengan sigap mematikan aliran listrik dari meteran. Cholil kemudian dilarikan ke RSUD Sampang untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, upaya penyelamatan tidak berhasil, dan tim medis menyatakan Cholil telah meninggal dunia.
AKP Eko Puji Waluyo menambahkan, "Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya luka mencurigakan di tubuh korban, selain akibat sengatan listrik."
Pihak keluarga Cholil menerima kejadian ini sebagai takdir dan menolak untuk dilakukan autopsi. Mereka telah membuat surat pernyataan resmi terkait penolakan tersebut.
"Petugas kepolisian dari Polres Sampang dan Polsek Torjun telah melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini," pungkas AKP Eko Puji Waluyo. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya berhati-hati dan memastikan keamanan saat bekerja dengan instalasi listrik.
#Redaksi
