SAMPANG, Liputan12.com - Kabar gembira dan harapan baru merebak di kalangan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Sampang. Setelah sekian lama berjuang dalam ketidakpastian, aspirasi mereka akhirnya mendapatkan resonansi yang kuat dari wakil rakyat. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sampang, Muhammad Salim, S.Sy., S.H., M.H., tampil sebagai garda terdepan, memberikan jaminan dukungan penuh dan komitmen untuk mengawal perjuangan para guru hingga mencapai titik terang.
Dengan nada bicara yang penuh semangat dan gestur yang meyakinkan, Muhammad Salim menyampaikan pernyataan yang membakar semangat para guru PPPK Paruh Waktu. "Suara Bapak dan Ibu Guru PPPK Paruh Waktu hari ini adalah alarm bagi kita semua! Ini bukan sekadar keluhan, tapi panggilan hati untuk menegakkan keadilan," serunya.
Lebih lanjut, Muhammad Salim menegaskan bahwa ketidakpastian status dan kesejahteraan yang dialami oleh para guru PPPK Paruh Waktu bukanlah sesuatu yang bisa dibiarkan berlarut-larut. "Ketimpangan ini tak boleh menjadi norma baru di Sampang. Pengabdian panjang tidak boleh berujung pada perasaan diabaikan dan tidak dihargai," tegasnya.
Muhammad Salim juga mengingatkan bahwa negara memiliki tanggung jawab yang besar untuk memastikan kesejahteraan para guru, bukan hanya dengan janji-janji manis yang seringkali tak terealisasi, melainkan dengan kebijakan yang adil, terukur, dan berkelanjutan.
"Kami di Komisi I DPRD Kabupaten Sampang memegang teguh amanah rakyat. Kami berkomitmen penuh mengawal aspirasi ini hingga berbuah langkah nyata, bukan sekadar janji di atas kertas," janji Muhammad Salim. "Masa depan pendidikan daerah kita ditentukan oleh bagaimana kita menghargai para pendidiknya saat ini. Jika kita gagal menghargai guru, maka kita telah menggadaikan masa depan generasi penerus bangsa."
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Salim juga mengajak seluruh elemen masyarakat Sampang untuk memberikan dukungan moral dan spiritual kepada para guru PPPK Paruh Waktu. Ia menegaskan bahwa perjuangan para guru adalah perjuangan seluruh masyarakat Sampang untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
"Jadikan pertemuan ini sebagai pengingat: keadilan bagi guru adalah prasyarat mutlak bagi kemajuan Sampang! Ini bukan hanya tentang guru, tapi tentang masa depan anak-anak kita, tentang masa depan Sampang," pungkas Muhammad Salim dengan nada penuh harap.
Pernyataan Muhammad Salim ini disambut dengan haru dan sukacita oleh para guru PPPK Paruh Waktu yang hadir dalam pertemuan tersebut. Air mata kebahagiaan tak terbendung lagi, membasahi pipi para pahlawan tanpa tanda jasa ini. Mereka merasa didengar, dihargai, dan memiliki harapan baru untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Komitmen dari Komisi I DPRD Kabupaten Sampang ini menjadi momentum kebangkitan bagi para guru PPPK Paruh Waktu, mengantarkan mereka menuju kepastian, kesejahteraan, dan keadilan yang selama ini mereka impikan. Kini, harapan itu bukan lagi sekadar mimpi, melainkan sebuah tujuan yang akan diperjuangkan bersama, bahu-membahu, hingga terwujud menjadi kenyataan.
#Redaksi
