SAMPANG, Liputan12.com - Gemerlap lampu dan riuh rendah suara tawa memenuhi Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, pada malam itu. Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Miftahul Ulum baru saja menuntaskan acara puncak tahunan mereka, Gebyar Malam Puncak Haflatul Imtihan dan Wisuda Lulusan TK Al-Qur'an, Madrasah Diniyah (MD) Ula, dan MD Wustho (05-02-2025). Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, acara ini menjadi perayaan atas semangat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan masyarakat terhadap pendidikan agama.
Ratusan warga, dengan antusiasme yang membara, memadati lokasi acara. Mereka bukan hanya sekadar penonton, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari kesuksesan acara ini. Setiap sumbangan, setiap tetes keringat, dan setiap doa yang dipanjatkan adalah wujud nyata partisipasi aktif wali murid dan swadaya masyarakat dalam memajukan pendidikan di LPI Miftahul Ulum.
![]() |
| WISUDA TK.A dan MD |
H. Ahmad, seorang tokoh masyarakat yang disegani, dengan penuh haru mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kekompakan yang terjalin. "Acara ini adalah acara kita semua," ujarnya. "Kami mewakili seluruh wali murid mengucapkan banyak terima kasih atas kekompakan ini, sehingga acara dapat berjalan dengan lancar."
Lebih lanjut, H. Ahmad menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh dewan guru LPI Miftahul Ulum, khususnya Kepala MMU, K. Farid, dan Ketua Yayasan, K. Sufyan Asy'ari, atas pengabdian mereka dalam mendidik anak-anak. "Sumbangan materi yang kami berikan mungkin tidak sebanding dengan ilmu agama yang telah disalurkan kepada anak-anak kami. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu Guru," tuturnya dengan tulus.
Acara ini juga mendapatkan kehormatan dengan kehadiran Pj. Kepala Desa Tamberu Barat, Rifandi. Beliau tidak hanya sekadar hadir, tetapi juga aktif menyambut masyarakat dan wali murid, serta turut serta dalam melakukan pengawalan dan pengawasan di jalan raya demi memastikan kelancaran acara.
Solidaritas juga ditunjukkan oleh Team Ormas Madas Sedarah DPAC Sokobanah yang dipimpin oleh Ustadz Imam Ali Haki. Mereka turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, memastikan acara berlangsung dengan kondusif.
K. Sufyan Asy'ari, Pengasuh PP. Al-Arifin sekaligus Sekretaris Desa Tamberu Barat, menjelaskan bahwa Yayasan PP. Al-Arifin memiliki dua jalur pendidikan, yaitu formal dan non formal. Acara Haflatul Imtihan ini merupakan puncak acara akhir tahun untuk pendidikan non formal, yang meliputi TKA, MD Ula, dan Wustho, dengan menggunakan kalender Hijriah yang selalu dilaksanakan pada pertengahan bulan Sya'ban.
"Sementara itu, untuk pendidikan formal yang meliputi PAUD, TK, SMP, dan SMA, kami mengikuti kalender pendidikan nasional yang biasanya dilaksanakan antara akhir bulan Juni atau awal bulan Juli. Hal ini dikarenakan pendidikan formal mendapatkan E-Ijazah dari Kementerian Pendidikan, sehingga harus mengikuti aturan yang berlaku," jelas K. Sufyan.
Kepala MMU, K. Farid, tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih atas segala pengorbanan yang telah diberikan oleh wali murid dan simpatisan. "Semoga Allah SWT membalas semua pengorbanan Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian dengan pahala yang berlipat ganda," ujarnya dengan penuh harap.
Sebagai puncak acara, para hadirin disuguhi dengan Mauidhatul Hasanah yang disampaikan oleh KH. A. Sa'duddaroin, putra dari KH. Musleh Adnan Pamekasan. KH. A. Sa'duddaroin berhasil memukau para hadirin dengan ceramahnya yang diselingi humor segar. Tawa riang menggema di seluruh penjuru lokasi acara, menghadirkan suasana yang penuh keakraban dan kebahagiaan.
"Ceramah yang disampaikan oleh KH. A. Sa'duddaroin sangat menyentuh hati. Beliau berhasil menyampaikan pesan-pesan agama dengan cara yang santai dan menghibur, sehingga mudah dicerna dan diresapi oleh para santriwan dan santriwati," ujar salah seorang wali murid.
Gebyar Haflatul Imtihan LPI Miftahul Ulum Tamberu Barat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan agama masih sangat kuat di kalangan masyarakat Tamberu Barat. Acara ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk terus termotivasi dalam menuntut ilmu dan menggapai cita-cita mereka. Semoga semangat ini terus berkobar dan menginspirasi masyarakat lainnya untuk turut serta dalam memajukan pendidikan agama di Indonesia.
#Redaksi






