Labuhanbatu, Liputan12.com - Keresahan semakin melanda warga Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, menyusul maraknya peredaran narkoba yang semakin memprihatinkan di wilayah mereka. Sejumlah warga yang hidup di lingkaran harapan dan ketakutan mendesak pihak kepolisian, khususnya Kapolsek Jonly H.W. Purba, untuk segera melakukan penindakan tegas terhadap siapa saja yang terlibat dalam peredaran narkoba, terutama terhadap seorang bandar berinisial Coy yang dikabarkan berjalan leluasa di wilayah Belungkut dan sekitarnya.
Keresahan warga ini muncul dari banyaknya informasi dan pengakuan dari masyarakat setempat bahwa aktivitas narkoba di wilayah mereka sudah tidak terkendali lagi. Meski Polres Labuhanbatu tengah berupaya keras memerangi jaringan narkoba secara nasional, keberadaan Coy yang diduga sebagai aktor utama di kawasan tersebut dinilai menjadi "kebal hukum" dan tidak takut terhadap razia dan operasi penindakan yang dilakukan pihak kepolisian. Warga pun merasa bahwa polisi kecolongan dan kurang serius dalam memberantas pengedar narkoba tertentu yang sepertinya memiliki kekuatan dan pengaruh besar di wilayahnya.
Seorang warga yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan, "Coy tunggal menjalankan narkoba di daerah ini, bang, dan dia sepertinya merasa besar dan kebal hukum sehingga leluasa mengedarkan barang haramnya. Kalau dibiarkan begini, generasi muda kita yang jadi korban." Ungkapan tersebut mencerminkan kekhawatiran rakyat bahwa semakin hari peredaran narkoba semakin meracuni generasi muda di wilayah mereka. Mereka takut, jika peredaran ini tidak segera dihentikan, citra daerah akan semakin tercoreng dan ancaman kerusakan moral serta mental anak bangsa tidak bisa dihindari.
Tak hanya kekhawatiran soal keberlangsungan masa depan generasi muda, warga juga memprotes lemahnya pengawasan dari aparat kepolisian karena dianggap tidak mampu menekan aktivitas para pengedar dan residivis yang pernah diproses hukum sebelumnya. Mereka mengingatkan, agar polisi tidak lengah dan terus melakukan langkah-langkah nyata, bukan sekadar razia sesekali, tetapi penindakan menyeluruh dan berkesinambungan.
Sebagai bentuk solidaritas dan penegasan sikap, warga mengajukan desakan keras kepada Kapolsek Marbau, AKP Jonly H.W. Purba, S.H., M.H., agar segera mengambil langkah tegas dan terukur untuk menangkap pelaku utama peredaran narkoba, Coy. Mereka berharap, polisi tidak hanya berhenti pada laporan semata, tetapi harus menunjukkan keberanian dan komitmen nyata agar situasi di wilayah mereka kembali aman, nyaman, dan bebas dari ancaman narkoba.
“Kami berharap Kapolsek Marbau cepat tanggap dan transparan dalam menangani kasus ini. Jangan biarkan bandar narkoba bebas beraksi, karena biar bagaimana pun, dampaknya sangat merugikan masyarakat dan mengancam masa depan anak-anak kita,” desak salah satu warga yang turut hadir dalam aksi mendesak tersebut.
Hingga hari ini, pihak Polsek Marbau dan Polres Labuhanbatu belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai langkah-langkah yang akan ditempuh terkait desakan masyarakat ini. Masyarakat tetap berharap agar aparat kepolisian segera bertindak tegas, melakukan operasi besar, dan mengungkap keberadaan Coy beserta jaringan narkoba lainnya yang telah menginfeksi wilayah mereka. Mereka menginginkan adanya keadilan dan jaminan bahwa wilayah Marbau benar-benar bebas dari ancaman narkoba demi keberlangsungan generasi muda yang sehat dan berdaya.
(Rnl)
