Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Marsyah dan Duwi, dilanjutkan pembacaan ayat suci Alquran oleh Maza dan Mardaisyah. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh siswa, guru, serta tamu undangan.
Sambutan pertama disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Mursalin, S.HI. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Rambang Kuang, Eko Didik Sukardiyanto, S.Pd, yang diwakili oleh Marwan Nasution, S.Kom. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dirli.
Peringatan Isra Mikraj tersebut diisi dengan tausiah oleh Ustadzah Israk Mikrad Siti Rahmatin, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya penguatan keimanan, kewajiban melaksanakan shalat lima waktu, motivasi meningkatkan ketakwaan, pelajaran kesabaran dalam menghadapi cobaan, serta penegasan pentingnya akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi pelajar.
Koordinator Tim Pengembang Mutu Pendidikan SMAN 1 Rambang Kuang, Lega R Pailisuf, S.Pd, yang hadir didampingi Ketua Komite Sekolah Asmawi, menjelaskan bahwa saat ini SMAN 1 Rambang Kuang memiliki jumlah siswa sebanyak 81 orang.
“Pada tahun 2025 ini kami mendapatkan bantuan revitalisasi sarana dan prasarana, termasuk pembangunan gedung kantor baru yang berada di belakang sekolah. Dengan adanya gedung dan fasilitas baru ini, kami berharap dapat mengaktifkan kembali minat belajar siswa,” ujar Lega.
Ia menambahkan, kegiatan keagamaan seperti peringatan Isra Mikraj juga menjadi bagian dari pembinaan karakter dan spiritual siswa, yang diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan jumlah peserta didik baru pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bulan Juni mendatang.
Selain itu, pihak sekolah juga menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah pusat, di antaranya bantuan pembangunan rumah dinas guru.
“Sebagian besar guru berasal dari luar daerah dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Kami sangat berharap adanya rumah dinas untuk menunjang kinerja para guru,” katanya.
Tak hanya itu, SMAN 1 Rambang Kuang juga mengajukan kebutuhan bantuan pembangunan rumah ibadah serta pagar sekolah.
“Mudah-mudahan pengajuan ini dapat menjadi perhatian dan direalisasikan oleh pemerintah pusat,” ujar Lega.(12)
