-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Bapas Semarang, BNNP Jateng, dan BNNK Kendal Bersatu dalam Program Pembinaan Terpadu

Jumat, 30 Januari 2026 | 1/30/2026 06:36:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-30T11:36:59Z

 

Semarang, Liputan12.com - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang mengambil langkah strategis dengan menjalin kerjasama erat bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerjasama oleh Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid, serta Kepala BNNK Kendal, Anna Setiywati, yang berlangsung di Kantor BNNP Jawa Tengah, pada Jumat (30/01).

Langkah ini menandai komitmen bersama untuk meningkatkan efektivitas pembinaan klien pemasyarakatan, khususnya mereka yang terjerat dalam pusaran penyalahgunaan narkoba. Bapas Semarang memahami bahwa penanganan masalah narkoba membutuhkan pendekatan yang holistik, terpadu, dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pencegahan hingga rehabilitasi.

"Kita harus mengakui bahwa masalah narkoba adalah ancaman serius bagi bangsa kita. Untuk itu, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kita butuh kerjasama yang kuat dan sinergis antara berbagai pihak, termasuk Bapas, BNNP, dan BNNK," tegas Totok Budiyanto.

Kerjasama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan dalam penanganan klien pemasyarakatan kasus narkoba. Pendekatan yang akan diterapkan tidak hanya berfokus pada aspek hukum dan pidana, tetapi juga pada aspek pemulihan fisik dan mental, pembinaan karakter, peningkatan keterampilan, serta reintegrasi sosial. Dengan demikian, klien diharapkan mampu kembali ke masyarakat sebagai individu yang sehat, produktif, dan bertanggung jawab.

Kepala Bapas Semarang menjelaskan bahwa sebagian besar klien pemasyarakatan yang ditanganinya saat ini adalah pengguna narkoba. Hal ini menuntut adanya program pembimbingan yang lebih intensif, personal, dan berkelanjutan. Melalui kerjasama dengan BNNP Jawa Tengah dan BNNK Kendal, Bapas Semarang akan memiliki akses ke sumber daya dan keahlian yang lebih luas untuk memberikan layanan yang lebih komprehensif kepada klien.

"Sinergi ini memungkinkan kita untuk memberikan pendampingan yang lebih holistik kepada klien. Kita tidak hanya memberikan mereka hukuman, tetapi juga memberikan mereka harapan dan kesempatan untuk memulai hidup baru yang lebih baik," ungkap Totok.

Totok juga menambahkan bahwa kerjasama ini tidak hanya berfokus pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi klien pemasyarakatan, tetapi juga mencakup upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Bapas Semarang. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Pihak BNNP Jawa Tengah menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh kepada Bapas Semarang melalui berbagai program yang relevan, termasuk layanan rehabilitasi berkelanjutan, pelatihan keterampilan, dan program pendampingan sosial.

"Kami berkomitmen untuk mendukung Bapas Semarang dalam mewujudkan program pembinaan yang efektif dan berkelanjutan. Bersama-sama, kita bisa memberikan kontribusi nyata dalam memerangi narkoba dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba," kata Toton Rasyid.


(Zen)

×
Berita Terbaru Update