- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Isu Super Flu Merebak di Sampang, Dinkes Beri Penjelasan dan Minta Warga Tidak Panik, Namun Waspada!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 1/10/2026 02:42:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-10T07:42:40Z

 

 


Sampang, Madura - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang mengambil langkah proaktif dalam merespon kekhawatiran masyarakat terkait isu merebaknya super flu. Melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Samsul Hidayat, Dinkes-KB Sampang memberikan penjelasan komprehensif mengenai penyakit ini dan mengimbau warga untuk tetap tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

 

Samsul Hidayat menjelaskan bahwa super flu sebenarnya merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan infeksi virus influenza yang kerap muncul saat kondisi cuaca tidak menentu, terutama pada masa pancaroba. Perubahan cuaca ekstrem dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga virus influenza lebih mudah menyerang dan menyebabkan gejala seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan nyeri otot.

 

"Secara karakteristik, super flu tidak jauh berbeda dengan flu musiman yang selama ini dikenal masyarakat. Gejala yang ditimbulkan pun relatif sama. Yang terpenting adalah menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang virus," ujar Samsul Hidayat pada Jumat (9/1/2026).

 

Lebih lanjut, Samsul Hidayat menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kasus kematian akibat super flu di Kabupaten Sampang. "Kami terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap perkembangan kasus penyakit menular di seluruh wilayah Sampang. Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kasus kematian yang disebabkan oleh super flu," tegasnya.

 

Meskipun demikian, Dinkes-KB Sampang tidak ingin masyarakat terlena dan mengabaikan potensi penyebaran penyakit ini. Sebagai langkah antisipasi, Dinkes-KB Sampang telah menginstruksikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem surveilans dan pemantauan penyakit menular.

 

Selain itu, Dinkes-KB Sampang juga gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari. PHBS meliputi menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan sabun secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, berolahraga secara teratur, serta menggunakan masker saat berada di tempat umum atau saat kondisi tubuh kurang fit.

 

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Namun, jangan sampai lengah. Tetap jaga kebersihan diri, istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan gunakan masker jika merasa kurang sehat. Jika mengalami gejala flu, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," pungkas Samsul Hidayat.

×
Berita Terbaru Update