-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadir di SMA Negeri 1 Indralaya, Mendikdasmen Resmikan Program Revitalisasi Tahun 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 1/23/2026 04:27:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-23T09:27:36Z

Ogan Ilir, Liputan12.com,- Murid-murid di Kabupaten Ogan Ilir kini dapat menikmati ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak. Melalui Program Revitalisasi Sekolah, sebanyak 47 sekolah di Ogan Ilir telah diperbaiki dan ditingkatkan fasilitasnya agar proses belajar mengajar berlangsung lebih berkualitas.

Peresmian revitalisasi tersebut dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di SMA Negeri 1 Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (22/1/2026).

Ia didampingi PJ Sekda Ogan Ilir serta Kepala Sekolah penerima manfaat revitalisasi sekolah.

Kegiatan peresmian ini turut dihadiri oleh Kepala LPMP Sumatera Selatan, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Balai Bahasa Sumsel, anggota DPR RI.

Selanjutnya, para kepala sekolah penerima program revitalisasi serta Kepala SMAN 1 Indralaya, Pudyo Laksono, S.Pd., M.Pd bersama dewan guru dan para muridnya.


Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti menegaskan program Revitalisasi sekolah merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperbaiki, membangun, dan menyediakan sarana prasarana sekolah agar menjadi tempat belajar yang lebih baik, aman, nyaman, kemudian adaptif terhadap tantangan zaman dan memastikan semua anak mendapatkan pendidikan yang layak

Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan pesan khusus kepada murid agar memiliki “tiga ble” sebagai bekal masa depan. Ble pertama adalah knowledgeable, yakni murid yang berwawasan luas, mampu berpikir kritis, serta memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Itulah yang menjadi kunci yang pertama.

Ble kedua adalah capable, yaitu murid yang serba bisa dan terampil menguasai beragam keterampilan yang dibutuhkan untuk hidup dan bekerja di masa depan.

Sementara ble ketiga adalah humble, yakni tetap rendah hati, berakhlak mulia (akhlakul karimah), dan memiliki budi pekerti yang baik di manapun berada. Ketiga ble tersebut menjadi kunci untuk bisa menggenggam dunia.

“Dengan tiga bekal itu, I'm sure you will be not only the leader of the nation, you will be the leader of the world. Karena itu, kata kunci yang pertama, bercita-citalah yang tinggi. Bercita-citalah yang mulia,” kata Menteri Mu’ti.

Sebagai seorang Muslim, Menteri Mu’ti mengingatkan sabda Nabi bahwa cita-cita adalah anugerah Tuhan kepada hamba-Nya. Sehingga ciri orang yang beriman adalah mereka yang optimistis dengan masa depan dan punya cita-cita yang tinggi.

Menurut Menteri Mu’ti, banyak hal besar yang mengagumkan dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilaksanakan secara konsisten, seperti Tembok Cina yang menjadi one of the wonders of the world yang pembangunannya dimulai dari satu batu saja.

“Berawal dari satu batu yang terus-terus disusun, menjadi sebuah bangunan yang mengagumkan seluruh dunia. Artinya, kekuatan cita-cita bisa diwujudkan,” ungkap Menteri Mu’ti.

Melalui revitalisasi sekolah, pemerintah berharap tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, namun juga menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia: ruang belajar yang aman dan nyaman, proses pembelajaran yang lebih bermakna, dan kesempatan yang lebih adil bagi setiap murid untuk tumbuh menjadi generasi pemimpin bangsa.

Sementara PJ Sekda Ogan Ilir, Dicky Syailendra, S.Sos., M.Si menekankan pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah sekaligus investasi masa depan yang hasilnya tidak bisa dirasakan secara instan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kualitas sumber daya manusia yang unggul dibentuk melalui proses pembelajaran yang bermakna, relevan serta berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi sesuai tantangan masa depan,” ungkapnya.

PJ Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat di bidang pendidikan.

“Semoga program revitalisasi pendidikan, digitalisasi, pembelajaran mendalam serta koding dan kecerdasan artifisial benar-benar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sejalan dengan visi Pemkab Ogan Ilir,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Indralaya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kemendikdasmen.

Karena dari 74 satuan pendidikan yang direvitalisasi, salah satu sekolahnya yang menerima manfaat dan langsung diresmikan penggunaannya oleh Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti.

"Apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemendikdasmen atas selesainya program revitalisasi di sekolah kami. Hasil ini menjadi 'monumen pendidikan' yang memotivasi kami untuk bekerja lebih maksimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Terima kasih atas komitmen pemerintah dalam pemerataan fasilitas pendidikan berkualitas." ” singkatnya

×
Berita Terbaru Update