Palembang liputan 12. com.
Rabu 7/01/26.
Warga kota Palembang,resah oleh ulah premanisme yang terjadi ditengah tengah kota Palembang,di kawasan jalan Angkatan 45, depan PS mall.
Diduga dipicu perebutan lahan parkir, terjadi bentrok antar dua kelompok massa bersenjata tajam, hingga membuat ketakutan para pengguna lalu lintas di kawasan Palembang Square .
Aksi saling serang dengan menggunakan senjata tajam terjadi didepan mata Para pengguna jalan, hingga menimbulkan korban luka sabetan senjata tajam dari salah satu kelompok.
Sontak berita tersebut membuat suasana mencekam dan menimbulkan ketakutan pada pengguna jalan yang akan melintas di kawasan tersebut.
Polsek IB.1 bersama unit Reskrim yang datang kelokasi kejadian pun,belum Bisa meredam rasa takut para pengguna jalan, Karena kebrutalan kedua kelompok tersebut.
Diduga dua kelompok preman tersebut berasal dari ormas yang berbeda, yaitu Permaskot dan ormas Harimau Sumatera Bersatu,di duga dipicu perebutan lahan parkir.
Warga berharap aparat segera menindak lanjuti hal tersebut, dan tidak ada lagi premanisme dikota Palembang yang membuat teror,dan menebar ketakutan pada warga Palembang.
Dalam beberapa unggahan media sosial, aksi saling serang antara kedua kelompok massa tersebut terlihat sungguh brutal dan dilakukan secara terang-terangan, seolah tidak ada pihak yang berani melerai nya.
Bukan hanya menimbulkan rasa takut,tapi kian memperburuk Citra kota Palembang, sebagai kota preman.
APH tidak boleh kalah dengan premanisme, Palembang adalah kota yang religius dan berbudaya,ini harus ditindak,harap Warga masyarakat kota Palembang.
Dan keberadaan ormas akhir akhir ini sangat meresahkan di setiap daerah, bahkan cenderung menjadi kekuatan premanisme.
Seperti yang banyak di unggah di media sosial.
Untuk itu pemerintah dan pihak terkait untuk dapat memilah dan memilih mana ormas yang harusnya di legalkan dan mana yang harus di evaluasi, agar tidak menimbulkan keonaran di tengah kehidupan masyarakat.
(Wnd#plg)