Lamongan, Liputan12.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Lamongan. Tiga siswi SDN 1 Sukodadi berhasil melaju ke babak final ajang Daris Extrafes 2026, masing-masing melalui cabang Olimpiade Matematika dan Kompetisi Da’i Cilik.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN 1 Sukodadi. Di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai sekolah, ketiga siswi tersebut mampu menunjukkan kemampuan, ketekunan, serta semangat berkompetisi hingga berhasil mengamankan tiket menuju babak final yang dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026.
Ketiga siswi yang akan mewakili SDN 1 Sukodadi yakni Mahera Hazna Arsaela dan Dini Tri Wulandari pada cabang Olimpiade Matematika, serta Saniyyah Hamudah Ziyyatul Haq dalam Kompetisi Da’i Cilik.
Kepala SDN 1 Sukodadi, Nanik, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian para peserta didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan, kedisiplinan, latihan, serta dukungan seluruh warga sekolah.
Saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jumat (6/11/2026), Nanik menyampaikan bahwa keterbatasan fasilitas bukan menjadi alasan bagi peserta didik untuk berhenti bermimpi dan mengembangkan potensi diri.
"Kami di sekolah selalu menanamkan kepada anak-anak bahwa fasilitas yang terbatas bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi besar. Keberhasilan tiga siswi kami menembus babak final ini adalah bukti bahwa dengan kedisiplinan, ketekunan, dan doa, anak-anak daerah mampu bersaing dan berdiri sejajar di panggung regional," ungkap Nanik.
Dua Siswi Andalan di Olimpiade Matematika
Pada cabang Olimpiade Matematika, Mahera Hazna Arsaela dan Dini Tri Wulandari akan menjadi perwakilan sekolah. Keduanya dipersiapkan untuk menghadapi tantangan soal-soal yang membutuhkan ketelitian, kemampuan analisis, serta kecepatan dalam menemukan solusi.
Persiapan dilakukan melalui latihan dan pembinaan bersama guru pendamping. Kemampuan berpikir logis dan pemahaman terhadap materi menjadi bagian penting yang terus diasah menjelang kompetisi final.
Sementara itu, Saniyyah Hamudah Ziyyatul Haq akan tampil dalam Kompetisi Da’i Cilik. Ia diharapkan mampu menunjukkan kemampuan berbicara di depan umum, menyampaikan pesan-pesan keagamaan, serta memberikan nilai edukasi dan moral kepada para pendengar.
Melalui kemampuan komunikasi dan penguasaan materi dakwah, Saniyyah diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama baik sekolah.
Kepala Sekolah Berikan Motivasi dan Dukungan
Nanik menegaskan bahwa pencapaian menembus babak final bukanlah akhir perjalanan, melainkan kesempatan bagi para siswi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Ia juga memberikan apresiasi kepada ketiga peserta didik tersebut karena telah melalui proses persiapan dan perjuangan hingga mencapai tahap ini.
"Keluarga besar sekolah sangat bangga atas pencapaian luar biasa ini. Menembus babak penentuan merupakan bukti kerja keras, disiplin, dan ketekunan yang telah ditunjukkan anak-anak kita," tuturnya.
Ia berpesan agar para siswi tetap percaya diri, menjaga kesehatan, memperkuat persiapan, serta tidak merasa terbebani dengan hasil akhir kompetisi.
"Perjalanan belum selesai. Jadikan pencapaian ini sebagai batu loncatan untuk mengerahkan seluruh potensi terbaik, tanpa rasa gentar sedikit pun di babak final nanti," tambahnya.
Lebih lanjut, Nanik berharap ketiganya diberikan kelancaran, ketenangan, dan kemampuan maksimal saat menghadapi kompetisi.
"Kami semua di sini akan selalu mendoakan agar Ananda Saniyyah, Mahera, dan Dini senantiasa diberikan kelancaran berpikir, ketenangan jiwa, serta hasil yang terbaik," ungkapnya.
Menjadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya
Keberhasilan tiga siswi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya di SDN 1 Sukodadi agar terus berani mengembangkan kemampuan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Menurut Nanik, setiap anak memiliki potensi dan keunggulan masing-masing yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang. Karena itu, sekolah akan terus mendorong budaya belajar, kedisiplinan, kreativitas, serta keberanian mengikuti berbagai kompetisi.
Ia berharap momentum Daris Extrafes 2026 dapat menjadi penyemangat bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Babak final yang dijadwalkan pada 11 November 2026 mendatang menjadi kesempatan penting bagi Mahera Hazna Arsaela, Dini Tri Wulandari, dan Saniyyah Hamudah Ziyyatul Haq untuk menunjukkan hasil pembinaan dan kemampuan terbaik mereka.
Dukungan dari guru, orang tua, serta seluruh keluarga besar SDN 1 Sukodadi tentu menjadi penyemangat tersendiri bagi ketiga siswi tersebut.
Prestasi ini bukan hanya tentang kemenangan dalam sebuah perlombaan, melainkan juga tentang keberanian bermimpi, semangat belajar, dan proses membangun generasi muda yang percaya diri serta berdaya saing.
Seluruh keluarga besar SDN 1 Sukodadi berharap ketiga siswi tersebut dapat mengikuti babak final dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik, sekaligus membawa kebanggaan bagi sekolah dan dunia pendidikan Kabupaten Lamongan.
(Ther/Liputan12.com)
