Sampang, Liputan12.com – Pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat kembali disampaikan Ketua Organisasi Kemasyarakatan MADAS Sedarah Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Sokobanah, Pakih Hamdani. Melalui sentuhan rohani dan motivasi kehidupan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, untuk senantiasa menjaga keharmonisan dan membangun hubungan sosial yang dilandasi rasa saling menghormati.
Pesan tersebut disampaikan pada Sabtu (7/11/2026), sebagai bentuk ajakan moral agar masyarakat tidak hanya mengedepankan kepentingan pribadi maupun kelompok, tetapi juga memiliki kesadaran bersama dalam merawat kerukunan, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama.
Menurut Pakih Hamdani, kehidupan manusia merupakan bagian dari perjalanan panjang yang tidak pernah lepas dari perbedaan. Setiap individu mempunyai karakter, pemikiran, pandangan, latar belakang, serta cara tersendiri dalam memahami kehidupan. Perbedaan tersebut merupakan realitas sosial yang harus diterima dengan lapang dada, bukan justru dijadikan alasan untuk saling merendahkan, bermusuhan, ataupun memutus tali silaturahmi.
Dalam memberikan motivasi rohani, ia mengingatkan sebuah ungkapan yang populer dalam pembahasan keislaman:
إختلاف أمتي رحمة
Artinya: Perbedaan umatku adalah rahmat.
Ungkapan tersebut menjadi pengingat bahwa perbedaan hendaknya disikapi dengan kebijaksanaan dan kedewasaan. Masyarakat tidak harus memiliki pemikiran yang sama dalam segala hal untuk dapat hidup berdampingan. Sebaliknya, sikap saling menghargai, menghormati, dan memahami merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan yang damai.
Pakih Hamdani mengajak masyarakat agar tidak mudah menilai seseorang hanya berdasarkan perbedaan pandangan. Sebab, dalam kehidupan sosial, setiap orang mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat sepanjang tetap menjaga etika, sopan santun, serta menghormati hak orang lain.
Ia juga mengingatkan bahwa persaudaraan jauh lebih berharga daripada mempertahankan ego dan kepentingan sesaat. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi permusuhan berkepanjangan hanya karena masing-masing pihak enggan mengalah dan tidak mau memahami keadaan orang lain.
Mengutamakan Akhlak dan Kepedulian Sosial
Dalam kehidupan sehari-hari, menurutnya, kebaikan tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Menjaga ucapan, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, membantu tetangga yang membutuhkan, serta tidak menyakiti perasaan sesama merupakan bagian dari nilai-nilai kebaikan yang harus terus dipelihara.
Ia menilai bahwa masyarakat yang kuat bukan hanya masyarakat yang memiliki kemampuan secara ekonomi, tetapi juga masyarakat yang mempunyai kepedulian, rasa tanggung jawab, dan kepekaan terhadap keadaan lingkungan sekitarnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Sokobanah untuk membangun budaya saling membantu tanpa memandang perbedaan status sosial, latar belakang keluarga, maupun kelompok organisasi.
Menurutnya, jangan sampai seseorang merasa paling benar hingga melupakan pentingnya menghormati orang lain. Sebab, kemuliaan seseorang tidak semata-mata diukur dari kedudukan, kekayaan, maupun pengaruhnya di tengah masyarakat, tetapi juga dari perilaku, kejujuran, serta manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.
Menjaga Persatuan Di Tengah Perbedaan
Pakih Hamdani juga memberikan perhatian terhadap pentingnya menjaga kondusivitas lingkungan. Ia berharap masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu, kabar yang belum jelas kebenarannya, maupun perkataan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Menurutnya, apabila terdapat persoalan atau perbedaan pendapat, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik, musyawarah, dan kepala dingin. Jangan menjadikan media sosial sebagai ruang untuk saling menyerang, menyebarkan kebencian, ataupun memperkeruh hubungan antarsesama.
Ia mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan persaudaraan daripada permusuhan, mengedepankan musyawarah daripada pertengkaran, serta memilih memberikan manfaat daripada menebarkan kebencian.
Pesan tersebut juga menjadi pengingat bahwa menjaga kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun organisasi kemasyarakatan. Setiap warga mempunyai peran dan tanggung jawab yang sama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.
Organisasi Harus Hadir Memberikan Manfaat
Sebagai Ketua Ormas MADAS Sedarah DPAC Sokobanah, Pakih Hamdani memandang bahwa organisasi kemasyarakatan harus mampu menjadi wadah yang membawa nilai-nilai positif bagi lingkungan.
Keberadaan organisasi, menurutnya, tidak seharusnya hanya dipandang dari banyaknya anggota, atribut, ataupun struktur kepengurusan. Lebih dari itu, organisasi harus mampu menunjukkan kontribusi nyata melalui kegiatan sosial, kepedulian terhadap masyarakat, menjaga hubungan antarelemen, serta ikut menciptakan suasana yang kondusif.
Ia berharap seluruh anggota MADAS Sedarah dapat menjadikan nilai persaudaraan dan kebersamaan sebagai landasan dalam menjalankan aktivitas organisasi. Setiap langkah hendaknya mengutamakan kepentingan bersama, menjunjung tinggi etika, serta tidak melupakan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Baginya, organisasi yang baik adalah organisasi yang kehadirannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, bukan hanya oleh kalangan internal organisasi.
Pesan Moral untuk Generasi dan Masyarakat Sokobanah
Di akhir pesan motivasinya, Pakih Hamdani mengajak seluruh masyarakat, termasuk generasi muda, agar senantiasa menjaga perilaku, memperkuat nilai keagamaan, dan menjadikan kehidupan sebagai kesempatan untuk berbuat kebaikan.
Ia berharap generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merusak hubungan sosial. Sebaliknya, mereka harus tumbuh menjadi generasi yang santun, memiliki kepedulian, menghormati orang tua, serta mampu menjaga nama baik keluarga dan lingkungan.
Menurutnya, perbedaan bukanlah tembok yang harus memisahkan hubungan antarmanusia. Perbedaan justru dapat menjadi jembatan untuk saling mengenal, memperluas wawasan, dan memperkuat rasa kemanusiaan.
Semangat saling menghormati dan menebarkan kebaikan inilah yang diharapkan terus tumbuh di Kecamatan Sokobanah, sehingga masyarakat dapat hidup berdampingan dalam suasana penuh kedamaian dan persaudaraan.
Pada hakikatnya, kita tidak harus selalu sepemikiran untuk tetap bersaudara. Tidak harus memiliki latar belakang yang sama untuk saling membantu, dan tidak harus berasal dari kelompok yang sama untuk bersama-sama melakukan kebaikan.
Sebab, kehidupan yang harmonis bukan dibangun dengan menghilangkan perbedaan, melainkan dengan menumbuhkan kesadaran untuk saling menghargai, menjaga hati, serta menjadikan persaudaraan sebagai kekuatan bersama.
Editor : Resdaksi Liputan12.com

