- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

SENARAI ACARA PENABALAN HINDUK TALANG BATIN TENGAYAN

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10/25/2026 02:06:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-25T07:06:46Z

 





PEKANBARU – liputan 12.com Acara pengukuhan dan penabalan hinduk Talang Batin Tengayan berlangsung khidmat dan tertib di Tenayan Jaya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi adat istiadat Melayu serta menjaga kelestarian nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dalam kegiatan tersebut, Majelis Pengisytiharan Hinduk Talang Batin Tengayan secara resmi mengukuhkan dan menabalkan Datuk Ujang Alinun bin M. Si'In bin Banjar bin Dudang sebagai bagian dari penguatan kelembagaan adat Talang Batin Tengayan.

Prosesi pengukuhan dan penabalan berlangsung dengan penuh khidmat, mencerminkan penghormatan terhadap tradisi, nilai-nilai adat, serta tanggung jawab dalam menjaga marwah dan kehormatan lembaga adat di tengah kehidupan masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh adat, unsur pemerintahan, dan tokoh masyarakat. Di antaranya Batin Senapelan, Batin Sagale, dan Batin Kerinci, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru.

Selain itu, hadir pula anggota DPRD Provinsi Riau Ayat Cahyadi dan Sumardani, anggota DPRD Kota Pekanbaru Patulah, mantan Gubernur Riau Edy Natar, serta mantan Wakil Wali Kota Pekanbaru.

Kehadiran para tokoh adat dan pejabat tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap keberadaan lembaga adat serta pentingnya menjaga hubungan harmonis antara pemangku adat, pemerintah, dan masyarakat.

Pengukuhan dan penabalan ini diharapkan dapat memperkuat peran Induk Talang Batin Tengayan dalam menjalankan fungsi adat, menjaga persatuan masyarakat, serta melestarikan budaya Melayu sebagai bagian dari identitas masyarakat Riau.

Keberadaan lembaga adat dinilai memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai luhur, menyelesaikan persoalan sosial melalui pendekatan adat, serta mewariskan tradisi kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan lancar. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai prosesi yang menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi dan memperkuat jati diri masyarakat adat.

Melalui momentum ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dalam menjaga kelestarian adat istiadat Melayu, memperkuat persaudaraan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang menjadi warisan leluhur.

Pengukuhan dan penabalan hinduk Talang Batin Tengayan bukan sekadar seremoni, melainkan juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga amanah adat, merawat tradisi, dan memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup di tengah masyarakat.


Editor:Alfitria

×
Berita Terbaru Update