Pamekasan, Liputan12.com – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat, Polres Pamekasan menggelar Turnamen Domino Sumpah Pemuda Cup 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membangun komunikasi, mempererat tali silaturahmi, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Pamekasan.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 30 Oktober–1 November 2026, bertempat di Gedung Tatag Trawang Tungga, Mako Lama Polres Pamekasan.
Kapolres Pamekasan, AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H., menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari pendekatan cooling system atau upaya menjaga suasana masyarakat tetap sejuk melalui komunikasi yang terbuka, kebersamaan, dan interaksi positif lintas elemen.
Dalam pelaksanaannya, Polres Pamekasan mengajak berbagai unsur strategis di daerah untuk berpartisipasi. Elemen yang menjadi sasaran kegiatan ini meliputi jurnalis, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi kemasyarakatan (ormas), serta organisasi kemahasiswaan.
Keterlibatan berbagai kelompok tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan yang lebih santai dan terbuka antara kepolisian dengan masyarakat. Melalui kegiatan olahraga pikiran yang mengedepankan strategi, ketelitian, dan kebersamaan seperti permainan domino, komunikasi antarelemen diharapkan dapat terjalin lebih akrab.
Kapolres Pamekasan menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memiliki tujuan sosial untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Turnamen ini kami gelar sebagai sarana silaturahmi sekaligus cooling system di tengah masyarakat. Mengusung semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat: Bersatu dalam Permainan, Kuat dalam Persaudaraan’, kami ingin membangun komunikasi yang cair dan hangat bersama rekan-rekan jurnalis, LSM, ormas, serta mahasiswa,” ujar AKBP Wahyu Hidayat.
Menurutnya, sinergi lintas elemen merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga stabilitas daerah. Hubungan yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan sosial yang harmonis, sekaligus memperkuat semangat saling menghormati di tengah keberagaman pandangan dan kepentingan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Pamekasan berupaya menghadirkan pendekatan kemasyarakatan yang mengedepankan kebersamaan. Pertemuan dalam suasana informal diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih efektif, sehingga berbagai unsur masyarakat dapat terus membangun hubungan yang konstruktif dengan kepolisian.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan kompetisi, turnamen ini juga disemarakkan dengan penyediaan sejumlah hadiah bagi peserta. Hadiah yang disiapkan meliputi sepeda, televisi (TV), kulkas, serta berbagai hadiah menarik lainnya.
Penyediaan hadiah tersebut diharapkan dapat menambah antusiasme peserta sekaligus menciptakan suasana kegiatan yang meriah. Meski demikian, semangat utama yang diusung dalam turnamen ini tetap menitikberatkan pada persaudaraan, sportivitas, dan penguatan hubungan sosial.
Momentum peringatan Sumpah Pemuda menjadi relevan untuk meneguhkan kembali nilai persatuan di tengah masyarakat. Semangat yang lahir dari ikrar pemuda pada 28 Oktober 1928 tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang mempertemukan masyarakat dari latar belakang organisasi dan kepentingan yang berbeda.
Melalui Sumpah Pemuda Cup 2026, AKBP Wahyu Hidayat berharap persatuan dan persaudaraan di Kabupaten Pamekasan semakin kokoh. Dengan terbangunnya komunikasi serta kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas dapat terus terpelihara dan kehidupan sosial berlangsung aman, damai, serta harmonis.
Kegiatan ini sekaligus membawa pesan bahwa menjaga kondusivitas daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Reporter: Saladin
LIPUTAN12.COM

