Lamongan, Liputan12.com — Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan di Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. SD Negeri 2 Gitungan resmi mendapatkan alokasi Program Revitalisasi dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Program tersebut mencakup perbaikan ruang kelas mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, sekaligus penataan dan pembenahan lingkungan sekolah. Kehadiran program revitalisasi ini menjadi angin segar bagi keluarga besar SDN 2 Gitungan yang selama ini mengharapkan fasilitas belajar yang semakin layak, aman, dan nyaman bagi para siswa.
Kepala SDN 2 Gitungan, Sakri, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.
«“Alhamdulillah, kami atas nama seluruh warga SDN Gitungan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas program revitalisasi ini. Renovasi seluruh ruang kelas dari kelas 1 sampai 6 serta penataan lingkungan sekolah merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masa depan anak-anak kita,” ujar Sakri, Sabtu (3/10/2026).»
Menurutnya, pembenahan sarana pendidikan bukan sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan sekolah. Lebih dari itu, lingkungan belajar yang baik diharapkan mampu memberikan rasa nyaman sekaligus mendorong semangat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Sakri menilai ruang kelas yang bersih dan kokoh, ditambah lingkungan sekolah yang tertata serta ramah anak, dapat menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.
«“Dengan sarana yang lebih representatif dan lingkungan yang nyaman, kami optimis proses belajar mengajar akan berjalan jauh lebih efektif. Anak-anak akan semakin bersemangat menuntut ilmu, dan para guru pun kian termotivasi untuk memberikan pendidikan terbaik,” tambahnya.»
Program revitalisasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan perubahan pada wajah fisik SDN 2 Gitungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa secara berkelanjutan.
Dengan fasilitas yang semakin memadai, sekolah diharapkan mampu memberikan ruang belajar yang lebih baik bagi peserta didik, sekaligus menunjang berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
Kabar revitalisasi ini juga mendapat sambutan positif dari warga dan orang tua siswa. Mereka berharap proses pembenahan dapat berjalan dengan baik sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh keluarga besar SDN 2 Gitungan.
Bagi masyarakat Desa Gitungan, peningkatan kualitas sekolah bukan sekadar pembangunan fasilitas, melainkan bagian dari investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi penerus yang lebih berdaya saing.
(Ther)


