Sampang, Liputan12.com — Jarum jam menunjukkan pukul 01.00 WIB. Ketika sebagian besar masyarakat telah terlelap, suasana berbeda justru terlihat di kawasan Klebun, Desa Gunung Eleh, Kabupaten Sampang.
Sejumlah tokoh dan pengurus MADAS Serumpun (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Kabupaten Sampang berkumpul dalam sebuah konsolidasi organisasi. Pertemuan yang berlangsung hingga dini hari itu menjadi bagian dari pematangan persiapan menuju agenda pelantikan resmi MADAS Serumpun.
Konsolidasi tersebut digelar di kediaman Penasihat MADAS Serumpun, Ahmad Muhtadin, Jumat (2/10/2026). Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum MADAS Serumpun Sampang Umar Faruq, Pembina Aba Hoiri, Panglima DPD MADAS Serumpun Jawa Timur Aba Duro, jajaran Srikandi, serta sejumlah pengurus lainnya.
Tidak hanya pengurus dari Sampang, pertemuan itu juga dihadiri perwakilan dari sejumlah wilayah di Jawa Timur. Kehadiran mereka menjadi bagian dari penguatan koordinasi menjelang pelantikan yang diproyeksikan melibatkan jajaran MADAS Serumpun dari berbagai daerah.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Namun di balik keakraban tersebut, pembahasan berjalan serius. Sejumlah persiapan teknis pelantikan menjadi fokus utama, mulai dari tata tertib, prosesi penyambutan, hingga kesiapan kepengurusan dalam menjalankan program setelah pelantikan.
Bukan Sekadar Seremoni
Konsolidasi dini hari itu sekaligus memperlihatkan bahwa pelantikan tidak dipandang hanya sebagai acara seremonial. Para pengurus mulai mengarahkan pembahasan pada langkah organisasi setelah kepengurusan resmi dikukuhkan.
Salah satu pengurus menegaskan, MADAS Serumpun ingin keberadaannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami ingin acara ini menjadi bukti nyata bahwa MADAS Serumpun hadir bukan untuk sekadar nama, melainkan untuk melayani, menyatukan, dan memajukan masyarakat Madura," ujarnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam konsolidasi. Sebab, setelah prosesi pelantikan selesai, jajaran pengurus akan menghadapi pekerjaan yang lebih besar, yakni menerjemahkan semangat persaudaraan ke dalam program kerja yang konkret.
Pelantikan akbar yang direncanakan turut dihadiri pengurus MADAS Serumpun se-Jawa Timur pun diharapkan menjadi momentum memperkuat struktur organisasi sekaligus mempererat komunikasi antarpengurus.
Bagi MADAS Serumpun Sampang, konsolidasi tersebut menjadi salah satu tahapan menuju terbentuknya organisasi yang semakin terkoordinasi. Semangat ukhuwah dan persaudaraan menjadi fondasi yang terus ditekankan dalam setiap langkah organisasi.
Pertemuan yang berlangsung hingga dini hari itu akhirnya menjadi gambaran bahwa persiapan menuju pelantikan terus dimatangkan. Bukan hanya soal bagaimana sebuah kepengurusan dilantik, tetapi juga bagaimana komitmen yang disampaikan dapat diwujudkan melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
MADAS Serumpun Sampang kini menatap agenda pelantikan dengan satu pesan: persaudaraan harus dijaga, organisasi harus bergerak, dan keberadaan harus memberi manfaat.
Penulis : Saladin



