- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sinergi Kurikulum Umum dan Agama di SDN Babatkumpul, Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

Senin, 28 September 2026 | 9/28/2026 09:03:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-28T14:03:59Z
SD Negeri Babatkumpul, Kabupaten Lamongan, memadukan kurikulum umum dan pendidikan agama untuk mencetak peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter santun, disiplin, dan berakhlak mulia.


Lamongan, Liputan12.com — Pendidikan tidak hanya tentang seberapa tinggi capaian akademik seorang peserta didik, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut membentuk karakter, sikap, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Semangat inilah yang terus dikembangkan SD Negeri Babatkumpul, Kabupaten Lamongan, melalui sinergi antara pembelajaran umum dan pendidikan agama.


Upaya tersebut diarahkan untuk membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan akademik sekaligus tumbuh dengan karakter yang santun, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki akhlak mulia.


Kepala SDN Babatkumpul, Kusniatur Rahma, S.Pd., mengatakan penguatan pendidikan karakter melalui nilai-nilai keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pendidikan anak di tengah perkembangan zaman.




«“Di era sekarang, kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Anak-anak membutuhkan pegangan moral yang kuat. Dengan menyinergikan pelajaran umum dan agama, kita membekali mereka agar siap unggul secara akademis sekaligus memiliki kepribadian yang santun dan berakhlak mulia,” ujar Kusniatur Rahma, Senin (28/9/2026).»


Pembiasaan Karakter Dimulai Sejak Dini


Menurutnya, penerapan sinergi tersebut tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembiasaan di lingkungan sekolah.


Mata pelajaran umum seperti matematika, sains, bahasa, dan bidang pembelajaran lainnya tetap menjadi bagian penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kompetensi peserta didik.


Di sisi lain, nilai-nilai agama dan karakter ditanamkan melalui berbagai kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten. Dengan demikian, pendidikan tidak berhenti pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga diarahkan pada pembentukan perilaku sehari-hari.


Sejumlah kegiatan keagamaan dan pembiasaan karakter yang diterapkan di SDN Babatkumpul antara lain doa bersama sebelum pembelajaran serta literasi Al-Qur'an melalui pembacaan surat-surat pendek.


Selain itu, sekolah juga membiasakan salat Zuhur berjamaah sebagai bagian dari upaya menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam menjalankan ibadah.


Budaya senyum, sapa, salam, sopan, dan santun (5S) juga terus dikembangkan dalam interaksi antara peserta didik dengan guru, sesama teman, maupun seluruh warga sekolah.


Pembiasaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari karakter anak, sehingga nilai-nilai positif tidak hanya dilakukan ketika berada di lingkungan sekolah, tetapi dapat terbawa dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.


Peran Guru dan Orang Tua Sangat Penting


Kusniatur Rahma menegaskan bahwa pembentukan karakter peserta didik membutuhkan proses yang berkesinambungan. Karena itu, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan guru dan dukungan orang tua.


Sekolah menjadi salah satu lingkungan utama tempat anak memperoleh pengetahuan sekaligus belajar membangun sikap dan perilaku. Sementara itu, lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam melanjutkan dan memperkuat kebiasaan positif yang telah dibangun di sekolah.


Sinergi antara sekolah dan keluarga diharapkan mampu menciptakan pola pendidikan yang selaras, sehingga perkembangan akademik dan pembentukan karakter anak dapat berjalan beriringan.


Melalui langkah tersebut, SDN Babatkumpul berkomitmen menghadirkan pendidikan yang seimbang antara kecerdasan intelektual, pembentukan karakter, dan nilai-nilai keagamaan.


Harapannya, para peserta didik tidak hanya mampu menguasai ilmu pengetahuan dan menghadapi perkembangan zaman, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang memiliki integritas, empati, disiplin, serta akhlakul karimah sebagai bekal dalam menapaki masa depan.



(Ther)

×
Berita Terbaru Update