![]() |
| Nasib pilu dialami Purbaya, seorang karyawan yang mengaku diberhentikan secara mendadak tanpa menerima surat resmi maupun klarifikasi dari pihak manajemen. |
Jakarta, Liputan12.com – Kekecewaan mendalam dirasakan Purbaya setelah dirinya mengaku hingga kini belum menerima surat resmi maupun penjelasan langsung dari pihak manajemen terkait pemberhentian dirinya dari pekerjaan.
Menurut Purbaya, keputusan tersebut disampaikan secara mendadak. Ia mengaku tidak terlebih dahulu menerima pemanggilan, teguran, maupun kesempatan untuk memberikan penjelasan terkait persoalan yang disebut menjadi dasar pemberhentian.
Kondisi tersebut membuat Purbaya mempertanyakan proses pemberhentian yang dialaminya. Terlebih, ia mengaku telah bertahun-tahun mencurahkan tenaga dan pikirannya selama bekerja.
“Saya cuma minta kejelasan dan alasan yang masuk akal. Kalau memang ada kesalahan, disampaikan baik-baik, bukan langsung dilepas tanpa kepastian seperti ini,” ujar Purbaya dengan nada lesu saat ditemui.
Ia berharap pihak manajemen dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai alasan dan dasar keputusan pemberhentian tersebut. Bagi Purbaya, kejelasan menjadi hal penting agar dirinya dapat memahami persoalan yang sebenarnya terjadi dan menentukan langkah selanjutnya.
Pemberhentian tersebut, lanjutnya, juga berdampak terhadap kondisi ekonomi keluarganya. Di sisi lain, ketidakjelasan mengenai alasan pemberhentian disebut turut membuat dirinya merasa terpukul dan berada dalam situasi yang serba tidak pasti.
Pihak keluarga juga berharap manajemen segera memberikan klarifikasi resmi sehingga persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan dapat ditemukan penyelesaian yang baik bagi semua pihak.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak manajemen mengenai alasan dan proses pemberhentian Purbaya. Ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi pihak manajemen untuk memberikan penjelasan sesuai fakta dan versinya.
Saladin
