- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Atap Rontok dan Bangunan Lapuk, Dinas Pendidikan Sampang Diminta Segera Selamatkan UPTD SDN Sreseh 2

Senin, 07 September 2026 | 9/07/2026 08:23:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-07T01:23:05Z
Atap rontok, rangka kayu lapuk menggantung, dan dinding mengelupas. Begitulah kondisi memprihatinkan UPTD SDN Sreseh 2, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang yang kini mengancam keselamatan puluhan siswa. Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang diminta segera turun tangan menyelamatkan sekolah tersebut sebelum terjadi korban.


Sampang, Liputan12.com – Kondisi bangunan UPTD SDN Sreseh 2, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi perhatian serius masyarakat. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (15/8/2026) sekitar pukul 08.44 WIB, sebagian atap bangunan sekolah tampak mengalami kerusakan cukup parah, bahkan di sejumlah bagian hanya menyisakan rangka kayu.


Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek keselamatan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah yang setiap hari menjalankan aktivitas pendidikan di lingkungan tersebut.


Secara fisik, kondisi bangunan juga terlihat memprihatinkan. Cat pada dinding tampak kusam dan mengelupas, sementara sejumlah genteng terlihat lepas dan bagian bangunan menunjukkan tanda-tanda membutuhkan perawatan serta rehabilitasi.


Kondisi seperti ini tidak semestinya dibiarkan berlarut-larut. Sekolah merupakan tempat anak-anak menuntut ilmu, sehingga faktor keselamatan dan kelayakan sarana pendidikan seharusnya menjadi prioritas utama.


Sejumlah warga dan orang tua murid berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi, melakukan kajian teknis terhadap kondisi bangunan, serta mengambil langkah konkret apabila ditemukan bagian gedung yang membahayakan.


“Anak-anak berhak mendapatkan ruang belajar yang aman dan nyaman. Jangan sampai menunggu terjadi kecelakaan baru dilakukan perbaikan,” ujar salah satu warga sekitar.


Atas kondisi tersebut, masyarakat mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang untuk:


1. Segera melakukan inspeksi dan pemeriksaan teknis terhadap seluruh bangunan UPTD SDN Sreseh 2.

2. Memastikan keamanan ruang kelas sebelum digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

3. Segera melakukan rehabilitasi terhadap atap dan bagian bangunan yang mengalami kerusakan.

4. Menyusun langkah penanganan apabila terdapat ruangan yang dinilai tidak lagi aman digunakan.

5. Menyampaikan informasi kepada masyarakat dan orang tua murid mengenai rencana serta tahapan perbaikan sekolah.


Persoalan ini bukan sekadar mengenai cat yang mengelupas atau genteng yang rusak, melainkan menyangkut keselamatan anak-anak dan keberlangsungan proses pendidikan.


Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pendidikan diharapkan tidak menunggu kerusakan semakin parah. Respons cepat diperlukan agar sekolah dapat kembali menjadi tempat belajar yang aman, layak, dan memberikan rasa nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.


Hingga rilis ini disampaikan, pihak sekolah dan UPTD Pendidikan Kecamatan Sreseh belum memberikan keterangan resmi mengenai kondisi tersebut maupun rencana rehabilitasi bangunan.


Catatan Redaksi: Dokumentasi kondisi bangunan diambil pada 15 Agustus 2026. Redaksi membuka ruang hak jawab, klarifikasi, maupun informasi mengenai program dan rencana rehabilitasi dari pihak sekolah, UPTD Pendidikan Kecamatan Sreseh, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.



Editor : Saladin 

×
Berita Terbaru Update