Tanjung Jabung Timur, Liputan12.com — Dalam suasana penuh kebersamaan dan hikmah, masyarakat Dusun 2 Sungai Kapas, Desa Labuhan Pering, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Tagwa, Sabtu (29/8/2026), tersebut digelar secara sederhana, namun berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Warga dari berbagai kalangan beramai-ramai hadir untuk mengikuti rangkaian peringatan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Menariknya, peringatan Maulid Nabi di Dusun 2 Sungai Kapas memiliki tradisi tersendiri. Masyarakat membawa makanan seadanya untuk dihidangkan dan dinikmati bersama setelah rangkaian acara selesai.
Selain membawa makanan, warga juga membawa telur yang dihias dengan bunga serta berbagai ornamen sederhana. Sebagian warga menggunakan batang pisang yang dihias sebagai tempat untuk menancapkan telur-telur tersebut.
Tradisi tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik dalam pelaksanaan Maulid Nabi di lingkungan masyarakat setempat. Setelah acara selesai, telur yang telah dihias kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir secara merata.
Pembagian telur tersebut dimaknai masyarakat sebagai bentuk berbagi dan kebersamaan, sekaligus sebagai ikhtiar untuk memperoleh keberkahan dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan sosial masyarakat. Warga dapat berkumpul, saling berbagi makanan, berinteraksi, serta mempererat tali silaturahmi dalam suasana yang penuh kekeluargaan.
Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kekompakan masyarakat Dusun 2 Sungai Kapas, Desa Labuhan Pering, serta menumbuhkan rasa saling peduli dan gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Momentum tersebut hendaknya menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak, perjuangan, dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, nilai-nilai Maulid Nabi dapat terus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, memperkuat silaturahmi, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh kepedulian.
Masyarakat Dusun 2 Sungai Kapas berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, juga semakin mempererat persatuan dan kekeluargaan antarwarga.
//Syam//




