- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pembinaan Aku Hatinya PKK Dorong Pemanfaatan Pekarangan sebagai Sumber Pangan Keluarga di Desa Kediren

Rabu, 19 Agustus 2026 | 8/19/2026 05:25:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-19T10:25:10Z
Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan mendorong kemandirian pangan keluarga melalui gerakan pemanfaatan pekarangan. Hal itu diwujudkan dalam pembinaan Aku Hatinya PKK bertema ketahanan pangan keluarga yang digelar di Desa Kediren, Kecamatan Kalitengah

Lamongan, Liputan12.com — Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lamongan terus mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Peran Kader PKK Desa dalam Implementasi Aku Hatinya PKK Tahun 2026 bertema “Gerakan Pemanfaatan Pekarangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga” yang digelar di Desa Kediren, Kecamatan Kalitengah, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, dan berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader PKK dalam menggerakkan masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan mulai dari tingkat rumah tangga.




Anis Kartika Yuhronur Efendi mengatakan, Program Aku Hatinya PKK atau Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman bukan hanya berorientasi pada keindahan lingkungan, tetapi juga memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan pangan yang sehat dan berkelanjutan bagi keluarga.

“Program ini pada dasarnya berbicara tentang jaminan ketersediaan pangan dalam keluarga. Sebelumnya kita telah mengadakan berbagai lomba yang tidak hanya menilai keindahan pekarangan, tetapi juga pemanfaatannya untuk menanam tanaman yang bermanfaat sebagai benteng pertama ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat tanpa harus memiliki lahan yang luas. Berbagai jenis sayuran dan tanaman kebutuhan dapur dapat dibudidayakan menggunakan polybag maupun wadah bekas yang masih layak pakai.

“Jika setiap rumah memanfaatkan pekarangannya untuk menanam tanaman yang bermanfaat, maka ketahanan pangan keluarga akan semakin kuat. Saya sendiri merasakan manfaatnya karena di rumah juga menanam berbagai jenis sayuran. Bagi warga yang tidak memiliki halaman luas, dapat memanfaatkan polybag atau wadah bekas untuk bercocok tanam,” katanya.

Ia juga mengajak para kader PKK yang mengikuti kegiatan pembinaan untuk menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, gerakan pemanfaatan pekarangan diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas.

“Ketahanan pangan keluarga sangat penting karena hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri, menciptakan keluarga yang lebih sehat, bahkan jika hasil panennya melimpah dapat menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga,” tambahnya.

Anis menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK dengan perangkat daerah terkait dalam memperkuat program ketahanan pangan di tengah masyarakat. Para kader PKK juga diharapkan terus berperan aktif sebagai penggerak sekaligus pendamping warga dalam mengembangkan pekarangan produktif.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak keluarga yang mampu memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga tercipta kemandirian pangan, peningkatan gizi keluarga, serta penguatan ekonomi rumah tangga,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Kalitengah Khoirul Muksinin, yang turut mendampingi kunjungan Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan, mengatakan pembinaan tersebut nantinya melibatkan unsur TP PKK, perangkat terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para kader.

Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan agar program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan rutin, tetapi benar-benar dapat diterapkan oleh masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif dan berkelanjutan.

Melalui pembinaan tersebut, Desa Kediren dipersiapkan untuk mengikuti lomba Aku Hatinya PKK. Namun, kegiatan ini tidak semata-mata diarahkan untuk meraih prestasi dalam kompetisi.

Lebih dari itu, program tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga, sekaligus memperkuat peran PKK dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.


(Ther)

×
Berita Terbaru Update