![]() |
| Kebakaran hebat melanda rumah warga bernama Buk Bije di Lepelle, Kecamatan Robatal, Sampang pada Sabtu siang. Tidak ada korban jiwa, namun rumah dan seluruh isinya ludes terbakar. |
Sampang, Madura — Musibah kebakaran menimpa seorang warga bernama Buk Bije di wilayah Lepelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Sabtu (29/8/2026) siang.
Kebakaran tersebut menghanguskan rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal Buk Bije. Tidak hanya kehilangan tempat berlindung, korban juga dilaporkan kehilangan berbagai harta benda dan perlengkapan rumah tangga yang berada di dalam rumah.
Peristiwa tersebut sontak mengundang keprihatinan warga sekitar. Kabar mengenai musibah yang dialami Buk Bije kemudian menyebar di tengah masyarakat dan mendorong sejumlah warga serta simpatisan untuk bergerak menggalang bantuan.
Rumah dan Harta Benda Hangus Dilalap Api
Kebakaran terjadi pada siang hari. Kobaran api dengan cepat melalap bangunan rumah hingga membuat berbagai barang milik korban tidak sempat diselamatkan.
Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh Buk Bije kini mengalami kerusakan parah dan tidak lagi dapat digunakan sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut membuat korban harus menghadapi situasi sulit karena kehilangan tempat tinggal sekaligus barang-barang kebutuhan sehari-hari.
“Musibah datang tanpa diduga. Mari kita bantu meringankan beban Buk Bije yang kehilangan tempat tinggal dan harta bendanya,” demikian ajakan yang beredar di tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap korban.
Warga Bergerak Galang Bantuan
Sebagai bentuk solidaritas, warga dan para simpatisan membuka penggalangan donasi untuk membantu memenuhi kebutuhan Buk Bije pascakebakaran.
Bantuan yang dibutuhkan antara lain sembako untuk kebutuhan pangan sehari-hari, pakaian dan perlengkapan tidur, dana tunai untuk kebutuhan mendesak, serta material bangunan yang nantinya dapat digunakan untuk memperbaiki atau membangun kembali tempat tinggal korban.
Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui:
Penggalangan bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin berbagi dan meringankan beban Buk Bije setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran.
Ulurkan Tangan, Ringankan Beban
Musibah kebakaran menjadi pengingat bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja. Di tengah kondisi sulit yang dihadapi korban, kepedulian dan gotong royong masyarakat menjadi sumber kekuatan untuk membantu mereka bangkit kembali.
“Ulurkan tangan, ringankan beban. Sekecil apa pun bantuan Anda, sangat berarti bagi mereka. Jazakumullah Khairan Katsiran.”
Semoga Buk Bije diberikan kesabaran, kesehatan, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut. Semoga pula kepedulian masyarakat yang diberikan dalam bentuk bantuan maupun doa dapat menjadi penguat bagi korban untuk kembali menata kehidupan setelah musibah.
Penulis: Agus Mandie — LIPUTAN12.COM


