SIDOARJO, Liputan12.com - Dunia hukum dan perjuangan keadilan di Indonesia kehilangan satu sosok pejuang rakyat. Cak Sholeh, pengacara yang dikenal luas dengan semboyan "No Viral No Justice", telah berpulang ke rahmatullah. Kabar duka ini menyebar cepat di tengah masyarakat yang selama ini melihatnya sebagai pembela tanpa suara bagi mereka yang tertindas.
Cak Sholeh bukan sekadar advokat biasa. Nama dan perjuangannya melekat dalam ingatan publik melalui kalimat yang kemudian menjadi nama lembaga bantu hukum yang ia pimpin: "No Viral No Justice". Bagi Cak Sholeh, perhatian publik bukanlah sekadar ketenaran, melainkan jalan untuk menegakkan kebenaran — di mana masalah yang disuarakan harus didengar, dan suara yang tertahan harus sampai ke telinga mereka yang berwenang.
Wakil Pengasuh dan Putra Daerah
Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di lingkungan Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pemilihan tempat ini bukan tanpa makna, mengingat Cak Sholeh juga menjabat sebagai Wakil Pengasuh Pondok Pesantren tersebut — menandakan bahwa di samping kiprahnya di dunia hukum, ia tetap bersandar pada nilai-nilai keagamaan dan kearifan pesantren dalam setiap langkah perjuangannya.
Perjuangan yang Tak Terbatas di Ruang Pengadilan
Semangat melayani rakyat juga pernah ia bawa ke panggung politik. Pada tahun 2024, Cak Sholeh sempat mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Sidoarjo melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Langkah ini menjadi bukti bahwa keinginannya untuk mengabdi tidak hanya berhenti di ruang sidang, tetapi ingin diterjemahkan pula dalam kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Kini, sosok yang selalu hadir di tengah masyarakat untuk mendampingi, menyuarakan, dan membela, telah berpulang. Namun semangatnya — bahwa keadilan harus diperjuangkan, bahwa suara rakyat harus didengar — akan terus hidup dalam setiap langkah orang-orang yang meyakini hal yang sama.
Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya di tempat yang paling mulia di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan yang sebesar-besarnya.
Selamat jalan, Pejuang Keadilan. Perjuanganmu tidak akan pernah dilupakan.
Penulis/Editor: @gusmandie
