Sampang, Liputan12.com — Pemerintah Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap II Tahun Anggaran 2026.
Tahapan pekerjaan dimulai pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan penataan material batu di ruas jalan Dusun Panasan Daya. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum jalan memasuki tahapan pengaspalan.
Ruas jalan yang menjadi sasaran pembangunan di Dusun Panasan Daya memiliki panjang sekitar 435 meter dengan lebar 2,30 meter. Penataan batu dilakukan untuk mempersiapkan badan jalan agar dapat dilanjutkan ke tahapan pekerjaan berikutnya sesuai dengan perencanaan pembangunan desa.
Pembangunan tersebut mendapat perhatian dari pemerintah desa karena keberadaan jalan yang layak dinilai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Jalan desa bukan hanya menjadi akses penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi jalur utama warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial masyarakat.
Pj. Kepala Desa Tamberu Barat, Rifandi, mengatakan pembangunan jalan tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan perencanaan dan alokasi anggaran Dana Desa Tahap II.
Menurut Rifandi, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan akses dan kenyamanan masyarakat desa.
«“Pembangunan ini kami laksanakan secara bertahap sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan. Harapannya, jalan yang dibangun nantinya bisa memberikan manfaat dan mempermudah aktivitas masyarakat,” ungkap Rifandi.»
Ia menjelaskan, pekerjaan tidak hanya difokuskan pada satu titik. Setelah pekerjaan di Dusun Panasan Daya rampung, pemerintah desa akan melanjutkan pembangunan ke wilayah lainnya yang juga telah menjadi sasaran pembangunan.
Rifandi menambahkan, setelah pengerjaan di Dusun Panasan Daya selesai, pekerjaan akan bergeser ke Dusun Ropo Daya dan Buk Batang.
“Setelah Panasan Daya selesai, kami akan berpindah pengerjaan ke Dusun Ropo Daya dan Buk Batang dengan panjang sekitar 249 meter,” jelasnya.
Dengan demikian, pembangunan dilakukan secara berkelanjutan dari satu lokasi ke lokasi berikutnya. Pemerintah desa berharap tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan jalan yang telah direncanakan dapat segera memberikan manfaat kepada masyarakat.
Selain memperlancar mobilitas warga, pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Akses jalan yang lebih baik akan memudahkan warga dalam membawa hasil pertanian maupun kebutuhan lainnya, sekaligus memperlancar hubungan antarwilayah di Desa Tamberu Barat.
Rifandi juga berharap dukungan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dan kepedulian masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan.
![]() |
| Alat Berat Tandem Roller |
Pembangunan yang bersumber dari Dana Desa tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Tamberu Barat untuk terus melakukan peningkatan infrastruktur secara bertahap sesuai kebutuhan dan prioritas desa.
Setelah ruas Dusun Panasan Daya sepanjang 435 meter selesai ditangani, pembangunan selanjutnya akan diarahkan ke Dusun Ropo Daya dan Buk Batang sepanjang sekitar 249 meter.
Pemerintah desa berharap seluruh proses pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Desa Tamberu Barat.
Penulis : Saladin
Editor : Sonhaji







