Sampang, Liputan12.com – Laporan yang mengkhawatirkan menyebar luas di kalangan warga Dusun Batu Lenger, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, setelah seorang warga melaporkan adanya dugaan tindak penipuan yang dilakukan oleh seorang pria berjaket hitam yang diduga membawa pergi anak-anak di wilayah tersebut dengan alasan yang belum jelas. (17/07/2026)
Berdasarkan keterangan yang disebarkan melalui pesan berantai serta rekaman gambar yang beredar di media sosial lokal, kejadian tersebut tercatat terjadi sekitar pukul 15.23 WIB. Pria yang dikenakan jaket hitam tersebut terlihat mengendarai sepeda motor dengan mengangkut seorang anak yang mengenakan baju koko berwarna terang dan peci hitam. Warga yang pertama kali melihat kejadian tersebut menduga pelaku menggunakan cara penipuan untuk membawa anak-anak pergi, bahkan ada narasi yang menyebut adanya dugaan penggunaan cara yang tidak wajar agar anak-anak mau mengikutinya.
Dalam pesan yang disebarkan secara luas oleh warga untuk meningkatkan kewaspadaan bersama, terdapat informasi yang menyatakan bahwa pelaku diduga menggunakan alasan untuk mengantar anak-anak sebagai cara untuk mendapatkan kepercayaan mereka. Selain itu, ada dugaan bahwa sepeda motor yang digunakan oleh pelaku tersebut merupakan kendaraan yang telah digondol atau dibawa pergi tanpa sepengetahuan pemiliknya di daerah Batu Lenger, Kecamatan Sekobanah.
“Kami mendapatkan informasi bahwa seseorang yang memakai pakaian hitam sedang berinteraksi dengan anak-anak dan diduga melakukan penipuan. Dia membawa mereka pergi dengan menggunakan motor, menyatakan akan mengantar mereka ke suatu tempat. Kemudian ada informasi bahwa sepeda motor tersebut diduga merupakan kendaraan yang telah digondol di wilayah Batu Lenger, Sokobanah, Sampang,” bunyi bagian dari laporan yang disebarkan oleh warga setempat.
Imbauan Penting untuk Masyarakat:
Menanggapi penyebaran informasi ini, tokoh masyarakat dan pihak yang menyebarkan laporan memberikan beberapa imbauan penting agar masyarakat tetap tenang namun tetap waspada:
1. Tetap Tenang namun Waspada: Masyarakat diminta untuk tetap menjaga ketenangan namun meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing yang berinteraksi dengan anak-anak tanpa adanya sepengetahuan atau izin dari orang tua maupun wali.
2. Konfirmasi Segera: Jika ada pihak yang mengajak anak-anak pergi dengan alasan apa pun, segera lakukan konfirmasi langsung kepada orang tua atau wali anak tersebut sebelum mengizinkan anak pergi bersamanya.
3. Laporkan Segera: Jika melihat orang yang sesuai dengan ciri pelaku atau mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kejadian ini, segera laporkan kepada keluarga anak yang bersangkutan maupun pihak kepolisian setempat seperti Polsek Sokobanah atau Polres Sampang.
4. Sampaikan Informasi dengan Bijak: Warga diimbau untuk menyebarkan informasi ini sebagai bentuk kewaspadaan bersama, namun harus menghindari menyebarkan narasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu dan mencegah terjadinya hoaks yang dapat merusak keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hingga saat berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan kasus ini. Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama secara aktif dengan aparat penegak hukum dalam membantu proses penelusuran dan memberikan informasi yang akurat jika memiliki data yang relevan, demi menjaga keamanan dan keselamatan anak-anak sebagai generasi masa depan kita bersama.
Penulis: Sladin
Editor: Agus Mandie


