Sampang, Liputan12.com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karangpenang menegaskan tidak pernah melaporkan KH Ach. Fauzan Zaini ke Polda Jawa Timur terkait pernyataan yang diduga merugikan Muhammadiyah dalam video ceramahnya yang beredar di media sosial. Penegasan tersebut disampaikan Ketua PCM Karangpenang R. Dhahibur Rohman Bahmas menyusul aksi sejumlah warga dari Kecamatan Karang Penang dan Kecamatan Sokobanah yang sempat menggeruduk kantor PCM Karang Penang pada Senin (27/07/2026).
Dalam pernyataannya, Dhahibur Rohman menyatakan persoalan yang berkaitan dengan video ceramah tersebut telah diselesaikan secara bijaksana sehingga tidak ada langkah hukum yang ditempuh oleh Muhammadiyah, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, maupun pusat.
“Kami tidak melaporkan dan tidak akan melaporkan masalah tersebut karena sudah diselesaikan dengan bijak,” tandasnya dengan tegas.
PDM Sampang: Situasi Sudah Kondusif Meskipun Kantor Sempat Digeruduk
Senada dengan hal itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sampang, Soleh, menegaskan bahwa sejauh ini situasi sudah kondusif meskipun Kantor PCM Karang Penang sempat digeruduk massa. Terkait isu laporan terhadap KH Ach. Fauzan Zaini, ia menegaskan bahwa pihaknya maupun PCM Karang Penang tidak pernah melaporkan yang bersangkutan ke kepolisian.
“Latar belakangnya pernyataan KH Ach Fauzan Zaini di sebuah pondok pesantren, tanggal 3 Juni 2026, menyampaikan intinya bahwa keberatan kalau Muhammadiyah itu berkembang di Kecamatan Karang Penang,” ungkapnya ketika dikonfirmasi Liputan12.com pada Selasa (28/07/2026).
"Jadi kemarin itu massa menggeruduk, ada berita di medsos bahwa yang bersangkutan akan dilaporkan oleh PCM Karangpenang ke pihak berwajib, tapi ditegaskan bahwa sampai sekarang tidak ada pelaporan itu, sampai sekarang masih sangat kondusif," tegas Soleh.
Sebelumnya, sejumlah warga mendatangi Kantor PCM Karangpenang pada Senin (27/07/2026) setelah beredar informasi mengenai dugaan pelaporan terhadap salah seorang pimpinan pondok pesantren, KH Ach. Fauzan Zaini. Mereka mendesak agar laporan tersebut dicabut apabila benar telah diajukan.
KH Ach. Fauzan Zaini Sedang Umrah, Tak Tahu Aksi Masyarakat
Sementara itu, secara terpisah KH Ach. Fauzan Zaini mengaku tidak mengetahui adanya aksi tersebut karena sedang berada di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah bersama sejumlah warga.
“Saya sedang umrah, setahu saya itu murni gerakan masyarakat Nahdliyyin,” katanya, dikutip dari RRI pada Selasa (28/07/2026).
Sebelumnya, beredar video berdurasi sekitar satu menit 30 detik yang beredar luas di media sosial, menampilkan KH Ach. Fauzan Zaini sedang berceramah beberapa waktu lalu. Dalam video tersebut, ia menyampaikan pernyataan mengenai perbedaan antara warga Nahdliyyin dan Muhammadiyah, yang dinilai sejumlah kalangan merugikan Muhammadiyah sehingga memicu polemik.
Penulis Son haji
