Nasional – Liputan12.com – Sebuah video yang menampilkan adu argumen di lokasi salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sedang viral dan menyebar luas di berbagai platform media sosial. Kejadian yang terjadi di area SPBU tersebut bermula ketika seorang pemuda pengendara motor ditegur oleh beberapa orang yang diduga sebagai petugas keamanan atau pengelola lapangan SPBU karena dianggap tidak mematuhi aturan antrean yang telah ditetapkan.
Dalam rekaman video yang berdurasi beberapa menit tersebut terlihat suasana area SPBU yang cukup padat dengan antrean kendaraan yang panjang. Orang yang menegur pemuda tersebut dengan nada tegas menuduh bahwa sang pemuda tidak mengetahui aturan karena dianggap memotong jalur antrean yang sedang penuh dengan kendaraan yang akan mengisi bahan bakar. Namun, dengan sikap tenang dan lugas, pemuda itu memberikan penjelasan yang membuat pihak yang menegur menjadi terdiam.
“Saya ini juga petugas SPBU, makanya saya tahu aturannya. Kalau Bapak mau cepat ingin isi Pertamax biar gak antre silakan saja. Saya juga isi Pertamax, makanya tidak perlu antre di jalur Pertalite,” ujar pemuda tersebut dengan suara yang jelas dan tegas di dalam video.
Jawaban lugas dan jelas dari pemuda tersebut membuat pihak yang sebelumnya menegur langsung terdiam dan akhirnya terlihat merasa malu karena telah salah menilai dan salah menegur. Video ini kemudian dibagikan secara luas oleh pengguna media sosial, dengan banyak netizen yang memberikan komentar terkait kejadian tersebut. Sebagian besar menilai bahwa petugas atau pihak yang menegur seharusnya lebih memahami pembagian jalur antrean yang disesuaikan dengan jenis BBM yang akan dibeli, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman yang mengakibatkan salah menegur warga yang sebenarnya berhak menggunakan jalur tertentu sesuai dengan jenis bahan bakar yang akan diisi.
Beberapa netizen juga menyampaikan harapan agar pihak pengelola SPBU dapat memberikan pembinaan dan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh petugas di lapangan mengenai tata cara pelayanan dan pembagian jalur antrean, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi maupun klarifikasi dari pihak Pertamina Patra Niaga maupun pengelola SPBU terkait lokasi pasti di mana kejadian ini terjadi serta kronologi lengkap yang menjadi latar belakang adu argumen tersebut.
Pihak berwenang melalui keterangan tertulis mengimbau seluruh pengguna jalan maupun petugas yang bertugas di lapangan untuk tetap menjaga ketertiban dan suasana kondusif, saling menghormati satu sama lain, serta memahami dengan baik aturan layanan yang berlaku di setiap SPBU. Hal ini dilakukan demi menjamin kenyamanan, keamanan, serta kelancaran pelayanan bagi seluruh pengguna jasa di SPBU.
Penulis: Sal/Agus
Editor: Agus Mandie
