- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Lapas Pasir Pangarayan Bentuk Kelompok Tani "L'Pasian Bersahabat" untuk Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 16 Juli 2026 | 7/16/2026 09:52:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-16T02:52:52Z

Pasir Pangarayan (Riau)Liputan12.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan telah resmi membentuk kelompok tani bernama "L'Pasian Bersahabat" sebagai bagian dari upaya memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan di bidang pertanian. Kegiatan pembentukan kelompok yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) di Aula Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan diawali dengan penyuluhan mendalam mengenai prosedur pembentukan, sistem pengelolaan, serta strategi pengembangan kelompok tani agar seluruh kegiatan pertanian yang akan dilaksanakan dapat berjalan lebih terarah, terorganisir, dan berkelanjutan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa pembentukan kelompok tani ini bukan hanya sekadar aktivitas rutin, melainkan menjadi langkah strategis dalam memberikan bekal keterampilan praktis kepada warga binaan. Dengan menguasai keterampilan di bidang pertanian, diharapkan mereka akan memiliki kemampuan yang bermanfaat dan dapat menjadi sumber penghasilan saat kembali berintegrasi dengan masyarakat nantinya.

"Melalui Kelompok Tani 'L'Pasian Bersahabat', kami ingin memberikan wadah yang tepat bagi warga binaan untuk mengembangkan minat dan kemampuan mereka dalam bercocok tanam. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas program ketahanan pangan yang telah kami jalankan di lingkungan lapas," ujar Efendi Parlindungan Purba saat membacakan hasil pembentukan kepengurusan kelompok tani yang telah disepakati bersama oleh seluruh peserta kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, kepengurusan kelompok tani telah ditetapkan dengan memperhatikan minat dan kemampuan masing-masing warga binaan, sehingga setiap anggota dapat berkontribusi secara optimal dalam menjalankan kegiatan pertanian. Setelah acara pembentukan resmi berakhir, penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian setempat bersama jajaran pengelola Lapas Pasir Pangarayan langsung melakukan survei lapangan ke lahan ketahanan pangan yang berada di area kompleks lapas.

Survei tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fisik lahan, menentukan jenis tanaman yang sesuai untuk dibudidayakan, serta merencanakan sistem pengelolaan lahan yang efisien. Lahan yang akan dimanfaatkan merupakan area yang sebelumnya belum teroptimalkan, sehingga dengan adanya kelompok tani ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan.

Pembentukan Kelompok Tani "L'Pasian Bersahabat" merupakan bagian dari komitmen yang kuat dari Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam menjalankan fungsi pembinaan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan, tetapi juga pada pemberdayaan warga binaan melalui pengembangan keterampilan produktif. Program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Hukum dan HAM Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin penguatan kemandirian pangan melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di seluruh satuan Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle) yang ada.

Selain itu, kegiatan pembentukan kelompok tani ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, dengan cara mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki oleh setiap satuan kerja pemasyarakatan untuk menghasilkan produk pertanian yang dapat memenuhi kebutuhan dalam lingkungan lapas sekaligus menjadi sumber pembelajaran bagi warga binaan.

 

Editor: Alfitria

×
Berita Terbaru Update