Liputan12.com – Kasus terkait Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia yang tengah menjadi sorotan memberikan pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan di negeri orang. PT NEWSSURYA menyampaikan apresiasi terhadap sistem hukum di Malaysia yang berlaku tanpa pandang bulu, namun juga mengingatkan pentingnya menghindari tindakan yang didorong emosi sesat yang dapat menghancurkan segalanya, mulai dari karier hingga kebahagiaan keluarga.
"Salut dengan hukum di negara ini (Malaysia) yang tidak memihak atau memilih. Baik salah kecil atau besar, tetap harus mengikuti proses hukum. Tidak ada pembedaan antara yang miskin atau kaya, kasus akan ditangani dengan cepat dan sesuai peraturan yang berlaku," ujar pernyataan dari PT NEWSSURYA.
Pernyataan tersebut muncul sebagai tanggapan atas kasus di mana terjadinya konflik yang mengakibatkan kerusakan dan bahkan cedera. PT NEWSSURYA menegaskan bahwa emosi yang tidak terkendali dapat membawa konsekuensi buruk yang luas. "Emosi sesat hanya akan menghancurkan segalanya – karier yang telah dibangun dengan susah payah, kebahagiaan keluarga, dan citra baik sebagai pekerja migran. Astagfirullah al-'Azim, semoga banyak pihak yang bisa belajar dari kasus ini," ucapnya.
Sebagai alternatif, pihaknya mengajak agar setiap masalah yang muncul diselesaikan melalui cara yang baik dan damai. "Coba bayangkan jika semua masalah dirundingkan dengan baik-baik, tidak akan ada gaduh atau konflik yang tidak perlu. Jika memang diperlukan campur tangan pihak berwajib, cukup tinggal melapor ke kepolisian agar kasus dapat diusut tuntas tanpa harus mengotori tangan dengan tindakan yang tidak pantas," jelasnya.
PT NEWSSURYA juga memahami bahwa ketika anak terlibat dalam suatu masalah, tidak ada seorang pun orang tua yang akan tinggal diam atau mengizinkan anaknya mendapatkan perlakuan tidak adil, apalagi jika anak tersebut mengalami cedera. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa tidak ada alasan yang cukup untuk mengambil hakim sendiri.
"Memang benar, jika urusan menyangkut anak, tidak ada orang tua yang mau anaknya terkena perlakuan tidak baik atau bahkan cedera. Namun, itu bukan alasan untuk mengambil tindakan yang tidak sesuai dengan hukum dan norma kesusilaan. Setiap tindakan harus tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku," tegasnya.
Bagi para pekerja migran, terutama para pembantu rumah tangga (maid), PT NEWSSURYA mengingatkan untuk selalu melakukan introspeksi diri dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. "Ini adalah pelajaran penting bagi kami semua, terutama bagi para pekerja yang bekerja di negeri orang. Kita harus selalu melakukan introspeksi diri, menjalankan tugas dengan baik dan bertanggung jawab – bukan hanya fokus pada tugas utama seperti merawat anak atau lansia, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan kerja dan berbagai hal lainnya," ujarnya.
Pihaknya juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik untuk menghindari kesalahpahaman. "Jika ada hal yang tidak dipahami atau ada kebingungan mengenai tugas yang diberikan, jangan sungkan untuk bertanya kepada majikan atau pihak yang berwenang. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berujung pada masalah yang lebih besar," pungkas pernyataan dari PT NEWSSURYA.
(Editor: Rozynasyaputra)
