KOTA TEGAL, Liputan12.com - Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026 di Kota Tegal resmi dimulai dengan acara pencanangan yang digelar di Ruang Adipura Kompleks Balai Kota Tegal pada hari Senin (15/06/2026). Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, secara simbolis menyatakan dimulainya pelaksanaan sensus ekonomi yang digelar setiap sepuluh tahun sekali ini.
Kegiatan pencanangan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Tegal, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tegal, unsur Forkopimda, para camat dari seluruh kecamatan di Kota Tegal, perwakilan pelaku usaha, organisasi profesi, serta berbagai elemen masyarakat lainnya sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus ekonomi yang menjadi agenda penting bagi pembangunan daerah dan nasional.
Kepala BPS Kota Tegal, Eman Sulaiman, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan di Indonesia, setelah pertama kali digelar pada tahun 1986, kemudian diikuti pada tahun 1996, 2006, dan 2016. Menurutnya, sensus ini menjadi dasar penting dalam penyusunan berbagai indikator ekonomi baik skala nasional maupun daerah.
"Sensus Ekonomi Tahun 2026 ini adalah yang kelima kalinya setelah pertama kali dilakukan pada tahun 1986. Sejak saat itu, sensus ini terus menjadi acuan utama untuk mengetahui perkembangan perekonomian negara dan daerah," ujar Eman.
Ia menjelaskan bahwa proses pendataan akan dilakukan secara door to door terhadap seluruh pelaku usaha di Kota Tegal, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar, termasuk juga usaha yang beroperasi secara daring maupun luring. Pelaksanaan pendataan akan berlangsung mulai tanggal 15 Juli hingga 31 Agustus 2026, dengan menggunakan aplikasi digital yang memudahkan proses wawancara serta dilengkapi dengan pemetaan lokasi usaha melalui sistem geotagging untuk mendapatkan data yang akurat dan terpercaya.
Sebanyak 233 petugas telah diterjunkan untuk melaksanakan sensus di Kota Tegal, yang terdiri dari 28 orang pengawas dan 205 petugas lapangan. Semua petugas tersebut sebelumnya telah mengikuti pelatihan intensif sebagai bekal untuk melakukan pendataan dengan benar dan profesional di lapangan.
Selain untuk memotret kondisi usaha secara menyeluruh, sensus ekonomi ini juga akan menghasilkan berbagai informasi strategis yang sangat berharga, seperti peta daya saing usaha di berbagai sektor, peta perekonomian wilayah Kota Tegal, perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), perkembangan ekonomi digital dan ekonomi hijau, hingga identifikasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha di daerah ini. Eman juga menegaskan bahwa seluruh data yang diberikan oleh responden akan dijaga kerahasiaannya dengan ketat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang sangat strategis, karena akan menyediakan data dasar mengenai seluruh kegiatan ekonomi yang menjadi landasan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.
"Saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Tegal untuk menerima petugas sensus dengan sikap yang terbuka dan ramah, serta memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur sesuai dengan kondisi sebenarnya," kata Dedy Yon dalam sambutannya.
Menurutnya, hasil sensus ekonomi akan memberikan gambaran yang utuh dan jelas mengenai struktur ekonomi daerah, perkembangan ekonomi digital dan ekonomi hijau yang kini menjadi fokus pembangunan, serta potensi dunia usaha yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di Kota Tegal.
Pemerintah Kota Tegal juga mengajak seluruh perangkat daerah, dunia usaha, kalangan akademisi, media massa, serta masyarakat luas untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Tujuannya adalah agar sensus ini dapat menghasilkan data berkualitas tinggi yang dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan dan mendorong kemajuan perekonomian Kota Tegal bahkan Indonesia secara keseluruhan.
Pada akhir acara pencanangan, Wali Kota Tegal bersama berbagai komponen masyarakat yang hadir menandatangani Dokumen Komitmen Bersama Stakeholder Kota Tegal dalam Menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, sebagai bentuk komitmen bersama untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan sensus ini.
Ag



