Sampang, Madura – Liputan12.com -- Kondisi sarana dan prasarana pendidikan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jrengik 4, Dusun Somber, Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, terkesan sangat memprihatinkan. Ruang kelas yang seharusnya menjadi tempat nyaman bagi siswa belajar justru terlihat tidak layak pakai, dengan lantai yang rusak parah dan perabotan belajar berupa meja serta kursi justru menumpuk dan teronggok di sudut ruangan tanpa digunakan.
Dari hasil pantauan langsung di lokasi pada hari Senin (15/06/2026), terlihat kondisi fisik bangunan sekolah yang cukup memprihatinkan. Dinding ruangan tampak kusam dan tampak lembap akibat kurangnya perawatan, bahkan sebagian bagian terlihat ada noda jamur yang menempel. Sebagian besar keramik lantai telah terlepas dan retak, menyisakan permukaan tanah yang tidak rata dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa ketika bergerak di dalam kelas.
Sementara itu, puluhan unit meja dan kursi kayu yang seharusnya digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar justru ditumpuk bertingkat di salah satu sudut ruangan, bahkan sebagian di antaranya tampak sudah mulai lapuk dan tidak terawat dengan baik. Kondisi ini membuat ruang kelas terlihat lebih seperti gudang barang daripada tempat pendidikan yang layak.
Abd Jaiyani dari Media Macan Asia menyampaikan kekhawatirannya yang mendalam terkait kondisi sekolah ini sekaligus mengajukan pertanyaan penting yang menjadi perhatian publik: “Kondisi ini sungguh menimbulkan tanda tanya besar bagi kita semua. Mengapa peralatan belajar seperti meja dan kursi sudah tersedia namun tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, sedangkan ruang kelas justru dalam kondisi tidak layak untuk menampung siswa? Lalu, kita harus bertanya, dikemanakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang setiap tahunnya dicairkan dan seharusnya bisa digunakan untuk perawatan maupun perbaikan fasilitas sekolah?”
Para wali murid dan warga sekitar sekolah juga mengaku sangat cemas jika keadaan ini dibiarkan terus berlanjut tanpa adanya tindakan perbaikan. Mereka khawatir kondisi sekolah yang kurang layak akan mengganggu kenyamanan bahkan mengancam keamanan proses belajar mengajar bagi anak-anak mereka.
“Kami sebagai orang tua sangat prihatin melihat kondisi sekolah anak-anak kami. Ruangan yang tidak layak, lantai yang rusak, dan peralatan yang tidak terpakai – ini bukanlah fasilitas yang layak untuk anak-anak kita. Kami berharap pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang segera turun tangan melakukan pengecekan langsung dan mengambil langkah perbaikan yang diperlukan. Pendidikan adalah hak setiap anak Indonesia, mereka berhak mendapatkan fasilitas yang layak, aman, dan mendukung proses pembelajaran mereka,” ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi maupun tanggapan dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang terkait kondisi bangunan sekolah, alasan tidak dimanfaatkannya peralatan belajar yang tersedia, serta bagaimana pengelolaan dana sekolah termasuk dana BOS yang telah diberikan. Masyarakat setempat berharap agar perhatian serius segera diberikan oleh semua pihak terkait agar generasi muda di wilayah Jrengik tetap bisa menuntut ilmu dengan fasilitas pendidikan yang memadai dan layak.
Sal @gusmandie



