Sampang, Liputan12.com – Organisasi kemasyarakatan MADAS DPAC Sreseh yang dipimpin Slamon kembali menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi keluarga korban tiga balita yang tragis tenggelam di embung air Dusun Sabu’uk, Desa Junok, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang. Kunjungan takziyah dan pemberian bantuan dilakukan pada Senin (15/06/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Peristiwa menyayat hati terjadi pada Minggu (14/06/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, ketika tiga balita bersaudara AH (3 tahun), MH (3 tahun), dan Z (4 tahun) bermain di sekitar embung milik warga hingga terjatuh dan tenggelam. Korban ditemukan oleh warga sekitar dan segera dirawat namun tidak dapat diselamatkan.
"Kami datang dengan rasa sangat prihatin atas musibah yang menimpa keluarga ini. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan yang sangat besar ini," ujar Ketua MADAS DPAC Sreseh, Slamon, saat memberikan ucapan takziyah.
Bersama jajarannya, organisasi tersebut juga memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, serta perlengkapan rumah tangga. Dukungan moral juga disampaikan bahwa mereka akan selalu siap membantu keluarga korban dalam menghadapi masa depan.
"Kepedulian terhadap sesama adalah bagian dari nilai yang kami junjung tinggi. Kami akan selalu ada untuk membantu masyarakat dalam setiap kondisi," tambahnya.
Keluarga korban yang masih dalam keadaan duka mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan bantuan yang diberikan. Mereka berharap semangat kepedulian seperti ini dapat menyebar dan menjadi contoh bagi banyak pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan anak-anak di sekitar lingkungan tempat tinggal.
@gusmandie


