NGAWI, liputan12.com – Babinsa Koramil 16/Pangkur Kodim 0805/Ngawi Sertu Anto bekerja sama dengan Tim Kesehatan dari Puskesmas Pangkur melaksanakan kegiatan fogging guna mematikan berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti, yang menjadi penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (02/05/2026) tersebut berlangsung di Dusun Serenan, Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur.
Fogging yang dilakukan secara menyeluruh di berbagai titik rawan berkembangnya nyamuk tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan peningkatan kasus DBD di wilayah tersebut, terutama menjelang musim penghujan yang cenderung meningkatkan aktivitas nyamuk pembawa penyakit.
Menurut Sertu Anto, kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit dengan cara mematikan nyamuk dan memotong siklus perkembangannya. "Kegiatan fogging ini merupakan salah satu cara untuk mematikan dan memotong siklus penyebaran nyamuk Aedes Aegypti. Selain itu, kami juga minta kepada warga agar peduli dan menjaga lingkungan agar tetap bersih, seperti tidak menampung air bebas yang bisa menjadi sarang pembiakan nyamuk," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kerja sama antara TNI dengan pihak kesehatan menjadi sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai program kesehatan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Kesehatan Puskesmas Pangkur, Ibu Nur Aini, mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kerja sama dan peran aktif anggota Koramil 16/Pangkur dalam membantu pelaksanaan kegiatan fogging. Menurutnya, dukungan dari pihak TNI membuat pelaksanaan program pencegahan DBD menjadi lebih efektif dan merata.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan partisipasinya membantu pelaksanaan fogging. Dengan kolaborasi yang baik ini, kami berharap warga bisa terbebas dari ancaman demam berdarah dan dapat menjalani aktivitas dengan lebih sehat," pungkasnya.
Selain fogging, pihak puskesmas juga akan melaksanakan penyuluhan dan pemantauan kasus secara berkala, serta mengimbau masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala seperti demam tinggi yang tidak kunjung sembuh, nyeri kepala, serta nyeri pada sendi dan tulang.
Penulis : Redaksi

