NGAWI, liputan12.com – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan. Program ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sumber daya pangan di daerah.
Sebagai bentuk konkret implementasi program tersebut, Polres Ngawi menginstruksikan seluruh jajaran, khususnya para Bhabinkamtibmas di tingkat Polsek se-Kabupaten Ngawi, untuk aktif melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring terhadap pemanfaatan lahan produktif yang dimiliki oleh masyarakat. Salah satu fokus utama adalah pengembangan budidaya perikanan, khususnya ikan lele, guna mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa upaya ini bertujuan untuk memberikan dukungan nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan sumber pangan dan ekonomi keluarga. "Polres Ngawi mendorong masyarakat untuk mengembangkan budidaya ikan lele sebagai salah satu sumber pangan bergizi dan bernilai ekonomi. Ikan lele memiliki keunggulan dalam pertumbuhan yang cepat dan pemeliharaan yang relatif mudah, sehingga cocok untuk dikembangkan dalam skala kecil maupun menengah," ujarnya.
"Pendampingan oleh anggota di lapangan diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan dan kemandirian warga. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kami juga ingin berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Salah satu contoh kegiatan yang dilaksanakan adalah oleh Bhabinkamtibmas Desa Jenangan, Bripka Heru, yang merupakan anggota Polsek Kwadungan, Polres Ngawi. Beliau melaksanakan kunjungan sambang dan monitoring rutin terhadap lokasi budidaya ikan lele yang berada di pekarangan milik Sdr. Saman di RT 03 RW 01, Desa Jenangan, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi.
Dalam kegiatan tersebut, Bripka Heru melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi kolam budidaya, kualitas air, serta pertumbuhan ikan lele milik warga untuk memastikan bahwa proses pembesaran berjalan dengan baik. Selain itu, ia juga aktif berdialog dengan Sdr. Saman dan beberapa warga sekitar untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam mengelola usaha budidaya, memberikan informasi terkait teknik pemeliharaan yang tepat, serta memberikan motivasi agar terus mengembangkan usaha tersebut.
"Kami selalu siap membantu masyarakat, baik dalam hal informasi maupun menghubungkan mereka dengan pihak terkait jika membutuhkan bantuan teknis atau akses pasar. Budidaya ikan lele yang baik tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan konsumsi sendiri, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga," jelas Bripka Heru.
Hasil dari serangkaian kegiatan pendampingan ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Banyak warga yang mulai tertarik untuk mengembangkan budidaya ikan lele dalam lingkup kecil, baik di pekarangan rumah maupun lahan kosong yang dimanfaatkan secara produktif. Hal ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif pada peningkatan perekonomian masyarakat.
Melalui kegiatan pendampingan budidaya ikan lele ini, diharapkan sinergitas antara Polres Ngawi dan masyarakat semakin erat dan kuat. Selain memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Ngawi, upaya ini juga diharapkan dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, karena masyarakat yang memiliki sumber penghasilan dan kesejahteraan yang baik akan lebih mampu berkontribusi dalam menjaga keharmonisan lingkungan sekitar.
Penulis : Redaksi

