- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

GUBERNUR AL HARIS TUNJUKKAN EMPATI UNTUK KORBAN BANJIR SAROLANGUN DAN MERANGIN, SERAHKAN BANTUAN DAN JANJIKAN PERBAIKAN FASILITAS UMUM

Minggu, 03 Mei 2026 | 5/03/2026 12:26:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-03T05:26:24Z

MERANGIN, liputan12.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, kembali menunjukkan keprihatinan dan empati mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Sarolangun dan Merangin. Setelah menyelesaikan penyaluran bantuan di Kabupaten Sarolangun, Gubernur Al Haris beserta rombongan yang terdiri dari Kepala Dinas Sosialdukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, serta pejabat terkait lainnya, melanjutkan kunjungan untuk menyambangi korban banjir di Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pungpung, Kabupaten Merangin pada Minggu (03/05/2026) pagi.

Kedatangan rombongan Gubernur sangat dinantikan dan disambut oleh Wakil Bupati Merangin Khafid Moein, Ketua DPRD Kabupaten Merangin Muhamad Rifaldi, Camat Tiang Pungpung, serta tokoh masyarakat Desa Rantau Limau Kapas. Tak ingin hanya berbicara dari jauh, Gubernur Al Haris langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi lokasi banjir di berbagai titik terdampak, baik di wilayah Sarolangun maupun Merangin, guna memastikan situasi aktual dan mempercepat langkah-langkah penanganan bencana.

Selama peninjauan, masyarakat Desa Rantau Limau Kapas dan Desa Baru Sungai Sakai mengungkapkan keluhan utama terkait kerusakan infrastruktur yang sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Mereka mengajukan permohonan agar jembatan gantung yang rusak akibat diterjang banjir bandang segera diperbaiki, karena menjadi akses utama untuk pergi ke pasar, sekolah, dan fasilitas umum lainnya.

"Banjir bandang yang terjadi ini bukan hanya menyebabkan kerusakan pada rumah tinggal masyarakat, tapi juga banyak merusak infrastruktur penting. Dari hari Sabtu kemaren sampai tadi malam, bahkan hingga pagi ini, kita melihat kondisi Desa Rantau Limau Kapas dan Desa Baru Sungai Sakai yang sangat terdampak. Banyak rumah yang terendam air tinggi bahkan sebagian hanyut terbawa arus, jembatan putus, dan beberapa sekolah serta fasilitas publik lainnya mengalami kerusakan cukup parah," ujar Gubernur Al Haris saat berbicara dengan warga.

Ia menambahkan bahwa fasilitas umum yang menjadi sandaran masyarakat harus segera diperbaiki agar aktivitas dapat kembali normal. "Banyak sekali fasilitas umum yang rusak, seperti sekolah, jembatan, puskesmas, dan jalan raya yang terdampak banjir. Masyarakat sangat bergantung pada fasilitas ini untuk kegiatan ekonomi dan pendidikan anak-anak. Jangan sampai anak-anak kita terlantar tidak bisa masuk sekolah hanya karena jembatan yang tidak bisa dilalui," lanjutnya.



Gubernur menjelaskan bahwa penanganan akan dilakukan secara terpadu dengan membagi tanggung jawab sesuai kewenangan. "Semua fasilitas umum yang melayani masyarakat akan kita evaluasi tingkat kerusakannya. Pemerintah Provinsi Jambi akan melihat mana yang menjadi tanggung jawab provinsi dan mana yang menjadi kewenangan kabupaten. Nantinya, kita juga akan mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat agar perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin. Pada intinya, kita ingin segera menangani kondisi pasca banjir bandang ini agar masyarakat bisa kembali menjalankan kehidupan dengan layak," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan darurat dari Pemerintah Provinsi Jambi secara simbolis kepada masyarakat terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar seperti sembako, perlengkapan tidur, makanan siap saji, serta pasokan air bersih untuk konsumsi.

Berikut rincian bantuan yang diberikan:

Bagi Masyarakat Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pungpung:

1. 170 Paket sembako (setiap paket berisi Indomie, sarden 1 kaleng, minyak goreng 1 liter, kecap 1 botol, teh celup 1 kotak, gula pasir 1 kg)

2. Selimut sebanyak 160 lembar

3. Kasur sebanyak 50 lembar

4. Makanan siap saji sebanyak 300 paket

5. Beras sebanyak 450 kg

Bagi Masyarakat Desa Sungai Sakai:

1. Makanan anak sebanyak 80 paket

2. Kasur sebanyak 15 lembar

3. Sembako sebanyak 80 paket

4. Indomie sebanyak 80 bungkus

5. Beras sebanyak 150 kg

Selain itu, BPBD Provinsi Jambi juga menyumbang bantuan dalam jumlah besar, antara lain:

1. Indomie sebanyak 3.200 bungkus

2. Sarden sebanyak 148 kaleng

3. Minyak goreng sebanyak 48 bungkus

4. Gula pasir sebanyak 100 bungkus

5. Kopi sebanyak 40 kotak

6. Teh sebanyak 48 kotak

7. Makanan bayi sebanyak 37 kotak

8. Family kit sebanyak 30 kotak

9. Matras sebanyak 50 lembar

10. Air mineral sebanyak 100 dus

11. Roti sebanyak 16 dus

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan membantu mereka dalam masa pemulihan pasca bencana. Pemerintah Provinsi Jambi juga berkomitmen untuk terus memantau kondisi dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan hingga seluruh wilayah terdampak dapat kembali pulih sepenuhnya.

×
Berita Terbaru Update