- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Golkar Demak Sambut Bhikkhu Sangha dalam Perjalanan Spiritual Menuju Waisak

Sabtu, 23 Mei 2026 | 5/23/2026 11:13:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-23T16:13:09Z
Fasilitasi Tempat Istirahat, Sampaikan Pesan Toleransi dan Persatuan

DEMAK, Liputan12com – Perjalanan spiritual para Bhikkhu Thudong menuju lokasi perayaan Hari Raya Waisak mendapat sambutan hangat saat melintasi Kabupaten Demak. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Demak turut berperan aktif dalam memfasilitasi rombongan Bhikkhu Sangha yang sedang menjalani perjalanan tersebut dengan menyediakan tempat singgah dan beristirahat di kantor DPD Golkar Demak.

Ketua DPD Partai Golkar Demak, H Siswanto mengatakan bahwa pihaknya dengan senang hati menerima estafet kedatangan rombongan Bhikkhu Sangha di Kabupaten Demak sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan yang membawa pesan kedamaian dan kebijaksanaan bagi seluruh masyarakat.

"DPD Golkar Demak memfasilitasi para Bhikkhu Sangha yang menjalankan perjalanan spiritual menuju perayaan Waisak. Kami menerima estafet kedatangan mereka di Demak dan menyediakan tempat istirahat yang nyaman sebelum mereka melanjutkan perjalanan keesokan harinya," ujarnya pada Sabtu (23/05/2026).


Rombongan Bhikkhu Thudong tiba di wilayah Demak sekitar pukul 16.00 WIB dan terlebih dahulu melakukan persinggahan di sebuah klenteng yang berlokasi di kawasan dekat Alun-Alun Demak. Kehadiran para bhikkhu langsung menarik perhatian masyarakat setempat, yang menyambut mereka dengan penuh hangat dan penghormatan.

Setelah melakukan sesi persinggahan dan berinteraksi dengan sebagian masyarakat, rombongan kemudian menuju kantor DPD Golkar Demak untuk beristirahat dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan spiritual pada hari berikutnya.

Siswanto menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan positif yang membawa nilai persatuan, toleransi, dan kemanusiaan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.


"DPD Golkar Demak senantiasa terbuka dan mendukung kegiatan-kegiatan positif yang bertujuan untuk menciptakan Demak yang lebih baik, adil, dan bermartabat bagi seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Menurutnya, perjalanan Bhikkhu Thudong bukan hanya sekadar perjalanan fisik yang menempuh jarak jauh, melainkan juga merupakan simbol penting dalam penyebaran pesan damai dan kebijaksanaan antarumat beragama di tanah air.

Tradisi Thudong sendiri telah dikenal luas sebagai bentuk perjalanan spiritual para bhikkhu yang dilakukan dengan berjalan kaki, di mana mereka menjalani kesederhanaan hidup, melatih pengendalian diri, serta menguatkan keteguhan batin.

"Kegiatan tersebut setiap tahun selalu menjadi perhatian masyarakat karena membawa pesan toleransi dan nilai kemanusiaan yang dapat diterima dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang perbedaan agama dan suku bangsa," tukasnya.

Sementara itu, pengurus DPD Golkar Demak, Sodiq menyebutkan bahwa kehadiran rombongan Bhikkhu Sangha di Kabupaten Demak menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan di tengah keragaman yang ada di masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai toleransi antarumat beragama perlu terus dirawat dan diperkuat melalui tindakan nyata serta sikap keterbukaan antar berbagai elemen masyarakat.

"Kegiatan ini menjadi bentuk nyata bahwa semangat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama harus terus dijaga dan diperkuat bersama-sama oleh seluruh komponen masyarakat," ujarnya.

Di sisi lain, Yunita selaku perwakilan rombongan bhikkhu menyampaikan rasa apresiasi yang mendalam atas sambutan yang hangat diberikan oleh DPD Golkar Demak kepada para peserta perjalanan Thudong.

Ia menilai bahwa keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menyambut perjalanan spiritual tersebut menjadi bukti nyata bahwa nilai pluralisme dan toleransi masih tumbuh dengan kuat di tengah masyarakat Indonesia.

"Ini merupakan bagian dari wujud nyata toleransi dan pluralisme yang hidup di masyarakat. Dengan ini, Golkar Demak turut berperan dalam menyebarkan nilai kedamaian dan kebijaksanaan antarumat beragama," katanya.

Setelah bermalam dan beristirahat di Kabupaten Demak, rombongan Bhikkhu Thudong dijadwalkan melanjutkan perjalanan mereka ke daerah berikutnya sebagai bagian dari rangkaian perjalanan spiritual yang akan mengakhiri dengan perayaan Hari Raya Waisak.


Penulis : Tomy Kabiro Kudus

×
Berita Terbaru Update