DEMAK, Liputan12com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Demak tengah gencar mempersiapkan diri menghadapi Pemilu Legislatif mendatang dengan menggandeng berbagai elemen baru dari kalangan organisasi kepemudaan, pesantren, komunitas seni, hingga karang taruna. Keberagaman latar belakang kader baru dinilai sebagai tambahan energi besar bagi partai berlambang pohon beringin.
Ketua DPD Partai Golkar Demak, Siswanto, menyampaikan bahwa kepengurusan baru saat ini diisi banyak wajah baru dengan latar belakang organisasi yang beragam. Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat konsolidasi politik partai di tingkat akar rumput.
"Hari ini Golkar menerima banyak energi positif baru. Ada dari alumni Pondok Pesantren Fatkhul Huda, HMI, Karang Taruna, komunitas seni, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya," ujarnya dalam kegiatan pendidikan politik dan silaturahmi pengurus Golkar Demak.
Siswanto menambahkan bahwa kehadiran kader baru dari berbagai organisasi menjadi sinyal positif bagi upaya kebangkitan Partai Golkar di Kabupaten Demak. Ia berharap tambahan kekuatan tersebut mampu membawa Golkar meraih hasil lebih baik pada Pemilu Legislatif mendatang.
"Selama beberapa momentum politik terakhir kita telah menunjukkan tren positif. Namun, target utama saat ini adalah menjadi pemenang pada kontestasi pileg. Kita sudah menang di berbagai pilkada maupun kontestasi lain. Tinggal pileg yang harus kita perjuangkan bersama agar Golkar bisa menjadi juara," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Siswanto juga mengingatkan kader muda agar tidak hanya mengandalkan semangat, tetapi juga harus mampu membaca situasi politik dan dinamika sosial masyarakat. "Boleh muda, tapi harus cerdas. Cerdas itu harus mampu membaca keadaan, membaca peristiwa politik, dan memahami kebutuhan masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pendidikan Politik, M Debby Rizani, menyatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum awal untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antar pengurus baru. Menurutnya, kepengurusan baru yang diisi kader dengan latar belakang berbeda diharapkan mampu membawa warna baru bagi perkembangan partai.
"Ini menjadi awal yang baik untuk saling mengenal dan bersama-sama menjaga marwah Partai Golkar di Kabupaten Demak," ujarnya. Debby juga berharap seluruh pengurus dapat membangun kekompakan dan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sehingga keberadaan partai semakin dirasakan publik.
Ia juga menyebutkan sejumlah kegiatan sosial yang telah dilakukan sebelumnya, termasuk memfasilitasi rombongan Bhiksu Thudong yang melintas di wilayah Demak. "Kegiatan sosial lintas masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun citra partai yang terbuka dan dekat dengan semua kalangan," katanya.
Di sisi lain, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Demak, Sutrisno, berharap kepengurusan baru mampu mengembalikan kejayaan Golkar seperti pada masa sebelumnya saat partai mampu meraih hingga 20 kursi legislatif. Ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan para sesepuh partai dan tokoh masyarakat di masing-masing wilayah.
"Silaturahmi dengan para sesepuh jangan sampai putus. Pengalaman mereka penting untuk membina dan memperluas jaringan masyarakat," ujarnya. Sutrisno juga meminta kader Golkar aktif dalam kegiatan sosial, pesantren, seni, hingga aktivitas kepemudaan agar partai semakin diterima masyarakat luas. Menurutnya, pendekatan sosial dan budaya menjadi cara efektif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat militansi kader di tingkat bawah.
Pengurus Partai Golkar Demak, Sodikin, menilai semangat kebersamaan yang mulai terbangun menjadi sinyal positif untuk menghadapi agenda politik ke depan. "Kalau seluruh kader tetap solid dan terus bergerak bersama masyarakat, saya optimistis Golkar Demak bisa semakin besar dan lebih dipercaya masyarakat," ungkapnya.
Penulis : Tomy


