NGAWI, liputan12.com – Gerakan percepatan tanam padi secara serentak yang melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur digelar pada Kamis (23/04/2026) sebagai upaya konkrit untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Salah satu titik pelaksanaan kegiatan yang menjadi fokus perhatian berlangsung di Dusun Jambe, Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Acara yang diisi dengan serangkaian aktivitas pertanian ini dihadiri oleh Kasdim 0805/Ngawi Mayor Caj Sindu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngawi, yang turut menyambut kedatangan rombongan dari Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BB POPT) Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan yang kuat terhadap program pemerintah dalam sektor pertanian.
Pada sesi utama kegiatan, dilakukan penanaman padi secara serentak di lahan pertanian seluas hektar di Desa Gemarang sebagai simbol resmi dimulainya fase percepatan musim tanam di seluruh wilayah Jawa Timur. Bersamaan dengan itu, juga dilaksanakan acara penyerahan bantuan benih padi secara simbolis kepada perwakilan para petani lokal, yang diharapkan dapat mendukung produktivitas lahan pertanian mereka.
Dalam sambutannya, Kasdim 0805/Ngawi Mayor Caj Sindu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang erat antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat di sektor pertanian. Menurutnya, peran semua pihak sangat penting untuk memastikan keberhasilan upaya menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.
"Melalui gerakan tanam serentak ini, kita berharap tidak hanya produktivitas pertanian di Ngawi yang meningkat, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan nasional, khususnya kebutuhan akan beras. TNI siap terus mendukung dan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta petani dalam setiap tahapan pembangunan pertanian," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Pertanian yang hadir dalam kegiatan ini menegaskan bahwa percepatan tanam padi secara serentak merupakan langkah strategis yang dirancang untuk menghadapi tantangan perubahan iklim yang seringkali mengganggu jadwal tanam dan hasil panen. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional agar tidak terpengaruh oleh fluktuasi pasar global.
"Percepatan tanam serentak ini dirancang untuk menyelaraskan jadwal tanam di seluruh Jawa Timur, sehingga kita dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam dan meminimalkan risiko gagal panen akibat faktor cuaca. Kita juga terus berupaya memberikan dukungan teknis dan material kepada petani agar hasil panen semakin meningkat," jelas perwakilan Kementerian Pertanian.
Para petani di Desa Gemarang menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dengan penuh antusiasme. Salah seorang perwakilan petani menyampaikan bahwa bantuan benih padi yang diberikan sangat berarti, terutama bagi mereka yang sedang membutuhkan modal untuk memulai musim tanam baru. Mereka berharap dengan dukungan ini, hasil panen mereka di masa depan akan lebih baik dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Dengan benih berkualitas yang kita terima, kami yakin hasil panen kali ini akan lebih baik dibandingkan musim tanam sebelumnya. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi seluruh petani di Ngawi," ujar salah seorang petani Desa Gemarang.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat gotong royong, dengan partisipasi aktif dari seluruh peserta mulai dari pejabat, petani, hingga anggota TNI yang turut membantu dalam proses penanaman. Suasana yang hangat dan penuh semangat kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dari berbagai pihak dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur dan Indonesia secara keseluruhan.
Penulis : Redaksi

