- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tamberu Barat Ukir Kisah Sukses: Sinergi Pemdes dan Pendamping PKH, P2K2 Kesehatan-Gizi Sentuh Hati dan Ubah Hidup Keluarga Penerima Manfaat

Selasa, 17 Maret 2026 | 3/17/2026 01:06:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-17T06:06:50Z

Sampang, Liputan12.com – Di tengah hamparan sawah dan keramahan penduduknya, Desa Tamberu Barat, kini mengukir sebuah kisah sukses yang menginspirasi. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang membara telah melahirkan sebuah kolaborasi apik antara Pemerintah Desa (Pemdes) dan para Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Hasilnya? Sebuah transformasi positif yang dirasakan langsung oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dengan fokus pada Modul Kesehatan dan Gizi.

Bukan sekadar formalitas, program P2K2 ini dirancang sebagai sebuah perjalanan transformatif. Selama enam hari penuh, mulai dari fajar hingga senja, para KPM di delapan dusun di Desa Tamberu Barat berpartisipasi aktif dalam serangkaian sesi yang interaktif dan penuh inspirasi. Puncaknya terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026, menandai keberhasilan sebuah upaya kolektif yang bertujuan untuk menyentuh hati dan mengubah hidup.

Lebih dari sekadar memberikan informasi, Modul Kesehatan dan Gizi dalam P2K2 ini bertujuan untuk membongkar mindset lama dan menanamkan kesadaran baru. Tujuannya mulia: menggugah KPM agar lebih peduli terhadap kesehatan dan pentingnya asupan gizi seimbang bagi seluruh anggota keluarga, dari bayi hingga lansia. Dengan pengetahuan yang benar dan penerapan gaya hidup sehat, diharapkan Desa Tamberu Barat mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara fisik dan mental, sehingga mampu memutus rantai kemiskinan yang kerap kali berakar pada masalah kesehatan.

Di balik kesuksesan program ini, berdiri seorang perempuan inspiratif: Siti Halimatus S., S.Pd., sang Pendamping PKH Desa Tamberu Barat yang akrab disapa Ibu Matus. Dengan dedikasi tanpa batas, Ibu Matus memimpin tim yang solid, terdiri dari rekan-rekannya sesama pendamping PKH dari desa tetangga. Kekompakan dan semangat saling membantu menjadi ciri khas tim ini, memastikan setiap sesi P2K2 berjalan lancar, efektif, dan berdaya guna. Tak ketinggalan, Bapak Slamet, Kordinator Pendamping PKH se-Kecamatan Sokobanah, turut memberikan dukungan penuh dan menekankan betapa krusialnya peran P2K2 dalam meningkatkan kualitas hidup para KPM.

Kesuksesan program ini tak lepas dari peran aktif Pemdes Tamberu Barat. Jauh sebelum hari pelaksanaan, Sekretaris Desa (Sekdes), Sufyan Asy'ari, telah memberikan instruksi tegas kepada para Kepala Dusun, yang akrab disapa "Apel" oleh warga setempat. Para Apel Dusun ini diamanahi tanggung jawab yang besar, mulai dari memastikan tersedianya lokasi yang nyaman dan representatif untuk pertemuan P2K2, hingga memobilisasi kehadiran para KPM di setiap sesi.

Instruksi ini disambut dengan tangan terbuka oleh para Apel Dusun, yang melihat P2K2 sebagai kesempatan emas untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Agus Tomi, selaku Apel Dusun Paniniran, tak dapat menyembunyikan antusiasmenya saat diwawancarai oleh awak media. "Kami sangat mendukung program ini. Harapan kami, P2K2 ini bukan hanya tentang bantuan PKH, tetapi tentang bagaimana kami bisa mengubah mindset warga agar lebih mandiri dan berdaya," ujar Agus Tomi dengan penuh semangat. Ia menambahkan, "Kami ingin warga beralih dari sekadar menerima bantuan, menjadi lebih produktif dan berkontribusi bagi kemajuan desa."

Upaya kolektif ini pun membuahkan hasil yang gemilang. Pertemuan P2K2 yang dipandu dengan penuh cinta oleh Ibu Matus dan timnya telah terlaksana sesuai jadwal di seluruh delapan dusun. Setiap sesi berjalan lancar, tertib, dan penuh dengan semangat kebersamaan. Profesionalisme para pendamping terlihat jelas, memfasilitasi diskusi yang interaktif, memberikan contoh-contoh praktis, dan menjawab pertanyaan dengan sabar dan jelas. Sinergitas yang kuat antara Pemdes, khususnya para Apel Dusun, dengan tim pendamping PKH ini menjadi kunci utama keberhasilan program.

Lebih dari sekadar transfer pengetahuan, P2K2 telah berhasil menumbuhkan motivasi yang membara di hati para KPM. Mereka kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya gizi seimbang, pola hidup bersih dan sehat, serta cara merawat kesehatan keluarga dengan biaya yang terjangkau. Mereka pun termotivasi untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, demi mewujudkan keluarga yang lebih sehat, sejahtera, dan mandiri. Kisah sukses di Tamberu Barat ini menjadi bukti nyata bahwa dengan sinergi, komitmen, dan hati yang tulus, kita dapat mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.


(Redaksi)

×
Berita Terbaru Update