TEGAL, Liputan12.com – Meski langit mendung dengan hembusan angin kencang dan gerimis hujan melanda Pantai Alam Indah pada 7 Maret 2026, semangat anggota Pramuka di Kota Tegal tak surut untuk merayakan Baden Powell Day. Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Tegal melalui Dewan Kerja Cabang (DKC) mengadakan serangkaian kegiatan sosial dan lingkungan untuk mengenang jasa Pendiri Gerakan Kepanduan Dunia, Lord Baden Powell, sekaligus menanamkan nilai kepedulian dan solidaritas antar anggota serta masyarakat luas.
Kegiatan ini dimulai dengan aksi bersih-bersih pantai sebagai wujud nyata pengamalan Dharma kedua Pramuka, yakni cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Para peserta bukan saja membersihkan sampah plastik dan kotoran lain yang dapat merusak ekosistem pantai, tetapi juga memberikan edukasi tentang perlunya menjaga kelestarian lingkungan untuk keberlanjutan generasi mendatang. Bersih pantai ini menjadi simbol kuat kepedulian pramuka terhadap alam sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.
Di samping kegiatan lingkungan, Kwarcab Kota Tegal juga mengadakan donor darah, yang dipandang sebagai aksi sosial yang sangat berarti. Drg. Agus Dwi Sulistyantono, MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini memperlihatkan bahwa pramuka bukan sekadar organisasi pendidikan kepanduan, melainkan lembaga yang bertindak nyata dalam menyentuh kehidupan masyarakat melalui aksi kemanusiaan. “Setetes darah yang kita donorkan tampak sederhana, namun bagi penerimanya adalah harapan hidup baru yang berharga. Pramuka menunjukkan jati dirinya sebagai pembelajar yang bertanggung jawab dan bermanfaat untuk sesama,” ujarnya dengan penuh semangat.
Peringatan spesial Baden Powell Day ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Kwarcab, mulai dari Wakil Ketua Bina Muda, Wakil Ketua Binawasa, Wakil Ketua Humas dan Informatika, Wakil Ketua Organisasi dan Hukum, Ketua Dewan Kehormatan, para andalan, serta Dewan Kerja Cabang lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kolektif untuk mendorong regenerasi kepemimpinan yang sehat dan progresif.
Rangkaian acara diperkaya dengan buka puasa bersama yang diawali dengan kultum Ramadhan oleh Kak Abdul Hamid, S.Pd.I., M.Pd.I. Kegiatan ini menjadi lebih bermakna tidak sekadar sebagai saat untuk mengisi perut setelah berpuasa, tetapi sekaligus menjadi momen mempererat silaturahmi antar anggota dan pengurus. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, mereka bertukar cerita, menguatkan solidaritas, dan menumbuhkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka.
Dengan aktivitas yang begitu beragam, peringatan Baden Powell Day di Kota Tegal berhasil menggabungkan nilai-nilai sosial, lingkungan, spiritual, dan pendidikan dalam satu paket kegiatan yang holistik. Semangat hari besar kepanduan ini diharapkan terus menular kepada para anggota agar mereka tidak hanya menjadi pembelajar di bidang kepramukaan, tetapi juga pelaku aktif yang bermanfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Kwartir Cabang Kota Tegal optimis bahwa melalui kegiatan seperti ini nilai-nilai luhur kepanduan yang diwariskan Lord Baden Powell akan terus hidup dan berkembang. Hal itu akan memperkokoh karakter generasi muda yang mandiri, peduli, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa Pramuka sejatinya adalah wadah pembentukan karakter yang mempersiapkan kader-kader unggul dengan jiwa sosial tinggi dan cinta lingkungan.
(Ag)

