BUMIJAWA, Liputan12.com – Masjid Jami’ Baitus Solihin yang terletak di Desa Gunungagung, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, resmi dipergunakan kembali setelah melalui proses rehabilitasi total yang menyeluruh. Peresmian masjid yang kini tampil lebih megah dan representatif dilakukan secara resmi oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman pada hari Jumat (27/03/2026), dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dari berbagai kalangan, perwakilan masyarakat, serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bumijawa.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Bupati Ischak menyampaikan rasa apresiasi yang mendalam kepada seluruh masyarakat Desa Gunungagung atas semangat gotong royong yang luar biasa dalam mewujudkan pembangunan rumah ibadah yang telah menjadi ikon daerah tersebut. Menurutnya, hasil rehabilitasi yang telah selesai bukan hanya sekadar perbaikan fisik, melainkan juga wujud nyata dari kebersamaan dan kecintaan warga terhadap tempat ibadah.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar meresmikan pembangunan baru, melainkan meresmikan hasil rehabilitasi total yang telah dilakukan secara menyeluruh. Sekarang masjid ini telah memiliki tampilan yang sangat baik dan megah, hal ini sungguh luar biasa dan patut diacungi jempol,” ujar Bupati saat memberikan sambutan di depan ratusan jamaah yang hadir.
Menurutnya, proses rehabilitasi yang mencapai nilai lebih dari Rp4 miliar mencerminkan tingkat partisipasi dan keikhlasan yang tinggi dari masyarakat dalam upaya memakmurkan rumah ibadah. Ia berharap setiap bentuk kontribusi yang diberikan oleh seluruh pihak yang terlibat dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi mereka.
“Angka nilai tersebut tidak hanya menunjukkan besaran dana yang terkumpul, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan keikhlasan yang mendalam dari masyarakat dalam memakmurkan masjid. Insyaallah, setiap amal jariyah yang kita lakukan akan mendapatkan balasan yang terbaik dari Allah SWT sesuai dengan kehendak-Nya,” tambahnya.
Bupati juga menekankan pentingnya langkah selanjutnya setelah peresmian, yaitu memastikan bahwa masjid dapat terus dimakmurkan melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang dilakukan secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa fungsi masjid tidak hanya sebatas sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter umat serta wadah bagi berbagai aktivitas positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Tugas besar kita bersama setelah masjid ini berdiri dengan megah adalah bagaimana kita dapat memakmurkannya secara optimal, melalui pelaksanaan ibadah rutin, kegiatan pengajian, serta berbagai aktivitas positif lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” tegasnya dengan penuh tekad.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi. Hal ini menjadi penting mengingat kondisi cuaca yang seringkali tidak menentu belakangan ini, terutama di wilayah Kecamatan Bumijawa yang dikenal sebagai daerah rawan terjadinya longsor.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Slamet Riyanto menyampaikan bahwa proses rehabilitasi masjid merupakan hasil kerja sama yang erat antara masyarakat Desa Gunungagung dengan Pemerintah Desa Gunungagung. Ia mengucapkan harapan agar seluruh bentuk donasi dan kontribusi yang telah diberikan oleh berbagai pihak dapat mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.
“Kami berharap setiap amal yang telah diberikan oleh saudara-saudara seluruhnya akan mendapatkan balasan yang mulia dan berkah yang melimpah dari-Nya,” ujar Slamet.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Baitus Solihin Mubasyirin menambahkan bahwa total dana yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber masyarakat mencapai angka Rp4.016.182.000. Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat yang telah dengan sukarela memberikan infak dan sedekah untuk mewujudkan rehabilitasi masjid ini.
“Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, baik dengan donasi materi maupun tenaga dalam proses rehabilitasi masjid ini. Tanpa dukungan dari semua pihak, hal ini tidak akan mungkin terwujud,” jelas Mubasyirin.
Peresmian resmi ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Bupati Ischak Maulana Rohman, yang kemudian diikuti dengan penandatanganan prasasti sebagai bukti resmi peresmian masjid. Acara ditutup dengan pelaksanaan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Majelis Taklim setempat sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas kelengkapan proses rehabilitasi masjid. Dengan berdirinya masjid yang lebih representatif ini, diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang aktif serta memperkuat rasa persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah di seluruh Kecamatan Bumijawa.
Penulis : Redaksi
