Sampang, Liputan12.com - Di tengah semarak menyambut Ramadhan 1447 H, Penjabat Kepala Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, menginisiasi kegiatan siraman rohani bagi seluruh perangkat desa. Acara ini bukan hanya bertujuan untuk menyegarkan rohani, tetapi juga untuk memompa semangat pengabdian di tengah tantangan berpuasa. (Rabu, 18-02-2026)
Balai desa menjadi saksi bisu kehangatan acara yang diawali dengan lantunan ayat suci Al-Quran, membawa kedamaian dan mengingatkan akan kebesaran Ilahi. Pj. Kepala Desa dalam tausiyahnya, mengajak seluruh perangkat desa untuk memaknai Ramadhan sebagai bulan perjuangan, bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga meningkatkan kualitas diri dan pelayanan.
"Ramadhan adalah bulan ujian, ujian kesabaran, keikhlasan, dan ketangguhan. Meskipun kita berpuasa, jangan jadikan itu alasan untuk bermalas-malasan atau menurunkan kinerja. Justru sebaliknya, jadikan puasa sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas," ujarnya dengan penuh semangat.
Beliau menekankan bahwa kehadiran setiap hari di balai desa, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, adalah wujud nyata dari pelaksanaan amanah. "Kita adalah pelayan masyarakat, dan Ramadhan tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab kita. Ingatlah, setiap tetes keringat yang kita keluarkan untuk melayani masyarakat, akan menjadi saksi di hadapan Allah SWT," tambahnya.
Pj. Kepala Desa juga memberikan motivasi agar seluruh perangkat desa tetap bersemangat meskipun harus menahan lapar dan dahaga. "Rasulullah SAW bersabda, 'Puasa adalah perisai.' Artinya, puasa dapat melindungi kita dari perbuatan dosa dan perbuatan yang tidak bermanfaat. Jadi, mari kita gunakan puasa ini sebagai momentum untuk membersihkan diri dari segala kesalahan dan meningkatkan kualitas diri," pesannya.
Di akhir tausiyahnya, Pj. Kepala Desa mengajak seluruh perangkat desa untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial. "Mari kita saling membantu, saling mendukung, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Dengan begitu, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan kondusif, serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.
Acara siraman rohani ini ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa, serta diberikan kemudahan dalam melayani masyarakat Desa Tamberu Barat. Semangat Ramadhan pun membara, siap menemani setiap langkah pengabdian.
#Redaksi