Labuhanbatu, Liputan12.com – Peredaran narkoba di wilayah pedalaman dan pesisir Kabupaten Labuhanbatu kian memprihatinkan. Tidak hanya meresahkan masyarakat, peredaran sabu-sabu ini juga menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat penegak hukum. Kekhawatiran akan dampak negatif narkoba terhadap generasi muda dan masa depan bangsa semakin meningkat.
Salah satu wilayah yang menjadi pusat peredaran narkoba adalah Sei Berombang, Desa Sei Sakat, Kecamatan Panai Hilir. Di wilayah ini, bandar besar berinisial BW (Balwan) diduga masih leluasa menjalankan bisnis haramnya meskipun statusnya sudah sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). BW bahkan tidak gentar meski bisnisnya berlangsung dekat dengan kantor Polsek, Polairud, dan Koramil setempat.
Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa BW dibantu oleh anaknya berinisial DW (Dewa) yang bertindak sebagai koordinator lapangan. DW bertanggung jawab menyalurkan pasokan sabu ke titik-titik penjualan di wilayah Sei Berombang. Selain itu, dikatakan juga ada sabu "buah siluman" yang peredarannya belum diketahui sumber utamanya.
“Bisnis narkoba ini berjalan dengan sangat terorganisir dan terang-terangan, meskipun lingkungan sekitar dijaga ketat oleh aparat keamanan,” ujar sumber pada awak media, Rabu (25/2/2026).
Masyarakat setempat semakin resah dengan keberadaan BW yang dinilai licin dan kebal hukum. Mereka mendesak pihak kepolisian, khususnya Polsek Panai Hilir dan Polres Labuhanbatu, agar tidak bersikap reaktif dan hanya melakukan penindakan di level bawah. Warga berharap aparat penegak hukum fokus mengungkap dan menangkap aktor utama yang mengendalikan peredaran narkoba tersebut.
Kapolres Labuhanbatu melalui jajarannya menegaskan komitmen tegas untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya tanpa kompromi. Upaya penindakan akan dilakukan sampai ke akar-akarnya demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta masa depan generasi muda.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, kami bertekad untuk memberikan perlindungan terbaik dan menumpas peredaran narkoba di Labuhanbatu secara sistematis dan berkelanjutan,” tegas pihak kepolisian.
Dengan dukungan aktif masyarakat dan kerja keras aparat, diharapkan peredaran narkoba di Labuhanbatu bisa dikendalikan dan warga dapat hidup lebih aman dan nyaman.
(Rnl)
