Alex Nurdin:Tokoh Masyarakat Sumatera Selatan, tutup usia.
Palembang, Liputan12.com – Kota Palembang dan seluruh masyarakat Sumatera Selatan kembali berduka. Pada Rabu (25/2/2026), sekitar pukul 13.30 WIB, kita kehilangan salah satu tokoh bangsa yang memiliki jasa besar dalam pembangunan dan pembangunan karakter daerah, yaitu Pak Alex Nurdin, politikus senior yang pernah menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin dan Gubernur Sumatera Selatan selama dua periode (2008-2013 dan 2013-2018). Beliau meninggal dunia dalam kondisi sakit di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, pada siang hari, di usia 75 tahun. Almarhum yang dikenal luas di seluruh penjuru Sumatera Selatan sebagai sosok yang bijaksana dan berwibawa, meninggalkan duka mendalam bagi warga dan pejuang pembangunan daerah. Nama beliau pun sangat dikenal di kalangan masyarakat Sumsel, khususnya di kota Palembang, karena pengabdiannya yang penuh semangat dan dedikasi dalam memajukan provinsi ini. Pak Alex Nurdin, bin Nurdin Panji, sering disapa dengan sebutan "Pak Alex", dikenal sebagai figur yang mampu mempersatukan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. Kiprah politiknya yang gemilang meninggalkan jejak prestasi yang tak terlupakan. Selama masa kepemimpinannya di Sumatera Selatan, beliau berhasil menggelar berbagai agenda internasional yang mendatangkan perhatian dunia ke Palembang, termasuk event-event besar tingkat internasional yang meningkatkan citra dan kepercayaan investasi di daerah tersebut. Bukan hanya sebagai tokoh birokrat dan politikus, beliau juga dikenal sebagai pelopor pembangunan infrastruktur, termasuk pengembangan proyek LRT Palembang yang kini menjadi simbol kemajuan dan kebanggaan warga kota. Bahkan saat menjadi Bupati Banyuasin, nama beliau selalu berkaitan erat dengan keberhasilan pembangunan infrastruktur yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengangkat citra daerah baik di tingkat nasional maupun internasional. Sayangnya, di ujung perjalanan hidupnya, Pak Alex Nurdin harus menjalani masa kritis dan dirawat di ruang ICU RS Siloam Jakarta. Terkait kasus hukum, beliau pernah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski begitu, rasa hormat dan penghargaan terhadap jasa-jasanya tetap melekat di hati masyarakat dan kalangan politik di Sumatera Selatan. Walau tercatat sebagai tersangka, nama dan perjuangannya dalam membangun daerah tetap dihormati dan dikenang. Banyak warga yang memandang beliau sebagai figur yang sangat dekat dan peduli terhadap rakyatnya. Bahkan, di kota Palembang, terdapat jalan utama yang terletak dekat bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, yaitu jalan yang bernama “Jalan Noerdin Panji”. Nama jalan ini diambil dari nama ayah beliau sebagai penghormatan atas jasa besar keluarga dan sebagai simbol kenangan akan pengabdian yang tulus selama hidupnya.  Sekarang, sosok Pak Alex Nurdin telah meninggalkan langkah perjuangan yang penuh makna dan pengabdian tulus kepada masyarakat Sumatera Selatan. Beliau telah menorehkan banyak karya dan jasa besar yang akan selalu dikenang dan menjadi teladan. Semoga Allah Yang Maha Esa memandang segala amal baik dan jasa-jasanya, serta mengampuni segala dosa dan kesalahannya. Semoga juga ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya, dan segala amal ibadah beliau diterima sebagai shadaqah jariyah yang terus mengalir. Selamat jalan, Pak Alex. Semoga perjalananmu di akhir hayat ini mendapatkan rahmat dan tempat terbaik di sisi Allah. Kisah perjuangan dan kebaikanmu akan selalu dikenang dan memberi inspirasi bagi generasi mendatang. Amin. |