-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga Sampang Dihantui Penemuan Kerangka Manusia di Bekas Galian: Polisi Intensifkan Penyelidikan, Identifikasi Jadi Prioritas

Rabu, 21 Januari 2026 | 1/21/2026 08:37:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-21T13:56:53Z

Sampang, Madura – Warga Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, kini diliputi kecemasan menyusul penemuan kerangka manusia dewasa yang misterius di sebuah area bekas galian tanah pada Rabu (21/1/2026) pagi. Kejadian ini tak hanya menggemparkan warga setempat, tetapi juga memicu tanda tanya besar mengenai identitas korban dan penyebab kematiannya. Pihak kepolisian pun bergerak cepat dan tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap misteri di balik penemuan ini.

Peristiwa yang menggegerkan ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di Dusun Gayam. Kerangka tersebut ditemukan di dalam bekas lubang galian yang memiliki dimensi sekitar 200 cm x 50 cm dengan kedalaman mencapai satu meter. Kondisi kerangka saat ditemukan terbilang mengenaskan, namun masih terlihat mengenakan pakaian yang relatif lengkap.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, secara resmi mengkonfirmasi penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa identitas korban hingga saat ini masih menjadi teka-teki dan sementara diidentifikasi sebagai "Mr. X". Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang relevan untuk segera menghubungi pihak kepolisian.

"Kerangka manusia dewasa tersebut ditemukan dengan pakaian yang masih melekat, di antaranya jaket hoodie, celana jeans, sandal, ikat pinggang, kemeja, dan celana dalam. Ciri-ciri ini diharapkan dapat membantu proses identifikasi," ujar AKP Eko Puji Waluyo.

Kronologi penemuan ini bermula ketika seorang operator alat berat bernama Wisholus Sholihin, yang merupakan warga Desa Taddan, tengah melaksanakan tugasnya melakukan pemerataan tanah menggunakan ekskavator. Pekerjaan ini dilakukan dalam rangka persiapan pembangunan sebuah bangunan yang akan menjadi bagian dari fasilitas Pondok Pesantren Nazhatut Thullab yang berlokasi di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong.

Saat hendak meratakan area bekas galian yang kondisinya tergenang air dan ditumbuhi oleh berbagai jenis vegetasi, ekskavator yang dioperasikan oleh Wisholus Sholihin secara tidak sengaja mengenai dan menarik kerangka manusia beserta sisa-sisa pakaian yang masih melekat. Kejadian ini sontak membuatnya terkejut dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib.

"Kerangka manusia tersebut telah dievakuasi dengan hati-hati dan saat ini berada di RSUD Sampang. Langkah ini diambil untuk memfasilitasi proses identifikasi lebih lanjut, termasuk pelaksanaan pemeriksaan forensik yang komprehensif," jelas AKP Eko Puji Waluyo.

Pihak kepolisian saat ini tengah memfokuskan upaya mereka pada penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. Sejumlah langkah strategis telah diambil, termasuk berkoordinasi secara intensif dengan pihak pengelola Pondok Pesantren Nazhatut Thullab dan melakukan permintaan keterangan dari sejumlah saksi yang dianggap relevan dengan kasus ini.

"Kami tengah melakukan pendalaman secara seksama untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. Kami telah menjalin koordinasi yang erat dengan pengelola Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, meminta keterangan dari para saksi yang ada, dan melakukan serangkaian penyelidikan yang lebih lanjut," pungkas AKP Eko Puji Waluyo.

Penemuan kerangka manusia ini tentu menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Desa Tambaan dan sekitarnya. Mereka berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap identitas korban dan mengungkap penyebab kematiannya, sehingga misteri ini dapat segera terpecahkan dan memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban. Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang dapat memperkeruh suasana.

×
Berita Terbaru Update