Surabaya, Jawa Timur – Organisasi Masyarakat (Ormas) MADAS Sedarah menunjukkan reaksi keras terhadap tuduhan yang dilayangkan kepada mereka, yang menyebutkan bahwa organisasi tersebut adalah ormas preman. Ketua Umum MADAS Sedarah, Bung Taufik, dengan nada tinggi membantah semua tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah keji serta upaya pembohongan publik yang sengaja dirancang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Dalam konferensi pers yang digelar di Surabaya, Bung Taufik dengan didampingi sejumlah pengurus MADAS Sedarah, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya adalah wadah perjuangan sosial, pelestarian budaya, dan bantuan hukum bagi masyarakat Madura. Semua kegiatan yang dilakukan, lanjutnya, selalu berlandaskan konstitusi dan menjunjung tinggi supremasi hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kami sangat geram dengan tuduhan yang tidak berdasar ini. MADAS Sedarah adalah organisasi yang sah, memiliki legalitas yang jelas, dan bergerak untuk kepentingan masyarakat. Tuduhan bahwa kami adalah ormas preman adalah fitnah yang sangat menyakitkan dan merugikan," ujar Bung Taufik.
Ia menjelaskan lebih lanjut, bahwa sejak awal berdiri, MADAS Sedarah telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti memberikan bantuan kepada korban bencana alam, menyelenggarakan kegiatan bakti sosial, serta memberikan pendampingan hukum secara gratis kepada masyarakat kecil yang membutuhkan. Selain itu, MADAS Sedarah juga aktif dalam melestarikan seni dan budaya Madura, serta mempromosikan nilai-nilai luhur budaya Madura kepada generasi muda.
"Kami memiliki program kerja yang jelas dan terukur. Semua kegiatan kami selalu dilakukan secara terbuka dan transparan. Kami bukan organisasi yang bergerak di bawah tanah atau melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum," tegasnya.
Bung Taufik juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang dengan sengaja mencoba membangun opini negatif terhadap MADAS Sedarah. Ia menduga, ada kepentingan tertentu yang melatarbelakangi upaya pembunuhan karakter terhadap organisasinya.
MADAS Sedarah, lanjut Bung Taufik, tidak akan tinggal diam dengan fitnah yang terus menerus dilancarkan kepada mereka. Pihaknya akan menempuh jalur hukum untuk membersihkan nama baik organisasi dan menyeret para pelaku fitnah ke pengadilan.
Sementara itu, dukungan terhadap MADAS Sedarah terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat Madura. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Madura menyatakan solidaritas mereka terhadap MADAS Sedarah dan mengecam segala bentuk stigmatisasi yang ditujukan kepada organisasi tersebut. Mereka menilai, MADAS Sedarah telah banyak memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat Madura.
