Muhammad Salim Ketua Komisi 1 DPRD Sampang
Sampang, Liputan12.com - Isu krusial terkait penyusutan alokasi Dana Desa (DD) pada tahun anggaran 2026 terus menjadi perhatian utama bagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang. Menanggapi situasi ini, Ketua Komisi I DPRD Sampang, Muhammad Salim, tampil dengan solusi konstruktif: mendorong pemerintah desa untuk segera beradaptasi dengan perubahan kebijakan pemerintah pusat dan memaksimalkan potensi program Koperasi Desa/Kelurahan Digital Merah Putih (KDKMP).
Salim mengungkapkan bahwa informasi yang berkembang di kalangan pemerintahan dan masyarakat mengindikasikan adanya pemangkasan signifikan terhadap Dana Desa pada tahun 2026, dengan perkiraan rata-rata alokasi berkisar antara Rp300 hingga Rp350 juta per desa. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran negara dan untuk memprioritaskan pembiayaan program-program strategis nasional yang menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Kita harus menyadari bahwa situasi keuangan negara saat ini menuntut kita untuk melakukan penyesuaian. Pemerintah desa harus segera beradaptasi dengan kebijakan baru ini agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan optimal," tegas Muhammad Salim dalam pernyataannya pada Selasa (20/01/2026).
Salim menekankan perlunya perubahan paradigma dalam pengelolaan keuangan desa. Ia mengatakan bahwa desa tidak bisa lagi sepenuhnya bergantung pada Dana Desa sebagai satu-satunya sumber pendapatan. Penguatan ekonomi desa melalui pengembangan unit-unit usaha produktif menjadi solusi yang tidak bisa dihindari. Dalam konteks ini, Salim mendorong agar program KDKMP diimplementasikan secara serius dan terintegrasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
"Komisi I DPRD Sampang berkomitmen untuk mendorong kemandirian desa melalui pengembangan unit-unit usaha yang dikelola oleh BUMDes. Program KDKMP sejalan dengan tujuan tersebut karena bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi mulai dari tingkat desa," jelasnya.
Salim meyakini bahwa KDKMP memiliki peran strategis dalam menciptakan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang berkelanjutan. Dengan PADes yang kuat, desa diharapkan mampu membiayai pembangunan secara mandiri, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengurangi ketergantungan terhadap bantuan dari pemerintah pusat.
"Jika unit usaha desa dapat dikelola dengan baik, desa akan memiliki sumber pendapatan yang stabil dan tidak hanya bergantung pada transfer dari pusat. Ini akan memungkinkan desa untuk menjalankan program-program pembangunan dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas tanpa terbebani oleh keterbatasan anggaran," tambahnya.
Salim menegaskan bahwa DPRD Sampang akan memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait KDKMP. Ia berharap agar pemerintah desa tidak memandang pemangkasan Dana Desa sebagai ancaman yang menakutkan, melainkan sebagai momentum yang tepat untuk melakukan transformasi ekonomi di tingkat desa.
"Ini adalah saat yang tepat bagi desa untuk melakukan inovasi dan mencari terobosan baru. Program KDKMP harus dijadikan sebagai program prioritas agar desa benar-benar kuat secara ekonomi dan mampu bersaing di era digital," pungkasnya dengan nada optimis.
Lebih lanjut, Salim menjelaskan bahwa DPRD Sampang akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program KDKMP di seluruh desa di Kabupaten Sampang. Ia juga berjanji akan memberikan dukungan berupa pelatihan dan pendampingan kepada pemerintah desa agar dapat mengelola KDKMP secara profesional dan berkelanjutan.
"Kami tidak hanya memberikan dukungan мораль, tetapi juga dukungan praktis. Kami akan membantu pemerintah desa dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan memberikan pendampingan teknis agar program KDKMP dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat desa," ungkap Salim.
Salim juga mengajak seluruh elemen masyarakat desa untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program KDKMP. Ia mengatakan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi dari seluruh warga desa.
"KDKMP adalah program kita bersama. Mari kita jadikan program ini sebagai momentum untuk membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," pungkasnya.
Dengan adanya dukungan yang kuat dari DPRD Sampang dan komitmen dari pemerintah desa, diharapkan program KDKMP dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi desa dan mengatasi dampak dari pemangkasan Dana Desa.
