Lamongan, Liputan12.com – Transformasi wajah pendidikan dasar terus dilakukan melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah. Salah satunya ditunjukkan oleh SD Negeri Baturono, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, yang kini menjalani pembenahan dan revitalisasi bangunan secara menyeluruh.
Program tersebut menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih representatif, nyaman, aman, serta mendukung peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar (KBM).
Revitalisasi yang dilaksanakan mencakup pembenahan lima ruang utama sekolah, disertai penataan lingkungan secara terpadu. Pembaruan tersebut diarahkan untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak sekaligus membangun suasana sekolah yang bersih, sehat, dan ramah terhadap kebutuhan peserta didik.
Kondisi bangunan yang semakin tertata terlihat dari pembenahan sejumlah bagian sekolah, mulai dari ruang dan koridor, jendela, lantai, hingga fasilitas penunjang lainnya. Penataan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kepala Sekolah: Keselamatan dan Kenyamanan Siswa Menjadi Prioritas
Kepala SDN Baturono, Ely, menjelaskan bahwa revitalisasi lima ruang utama tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan pendidikan melalui penyediaan fasilitas yang lebih memadai.
Menurutnya, ruang belajar yang aman, sehat, memiliki pencahayaan cukup, serta didukung sirkulasi udara yang baik merupakan faktor penting dalam menunjang proses pembelajaran.
"Kami ingin memastikan anak-anak belajar di dalam ruangan yang aman, kokoh, dan kondusif. Pembenahan lima ruang ini adalah langkah krusial untuk memenuhi standar pelayanan pendidikan yang layak dan modern," ujar Ely.
Ia berharap pembaruan fasilitas tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap semangat belajar, kedisiplinan, serta motivasi peserta didik.
Libatkan P2SP, Utamakan Pengelolaan Transparan dan Akuntabel
Dalam pelaksanaannya, program pembangunan dan revitalisasi SDN Baturono melibatkan P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan).
P2SP berperan dalam mendukung tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan kegiatan pembangunan melalui mekanisme swakelola sesuai ketentuan program revitalisasi satuan pendidikan.
Program tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam mendorong pemerataan kualitas infrastruktur pendidikan di berbagai daerah.
Ely menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan sehingga SDN Baturono memperoleh kesempatan untuk melaksanakan program revitalisasi tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat dan Daerah atas alokasi dan dukungan yang diberikan, sehingga SDN Baturono dapat terpilih dan menerima program revitalisasi ini. Bantuan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi kemajuan infrastruktur sekolah kami," ungkapnya, Senin (2/11/2026).
Tidak Hanya Bangunan, Lingkungan Sekolah Juga Menjadi Perhatian
Pembenahan SDN Baturono tidak semata-mata berorientasi pada perbaikan bangunan. Penataan lingkungan sekolah juga menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan ramah anak.
Lingkungan yang bersih, tertata, serta memiliki ruang aktivitas yang aman dinilai dapat memberikan pengaruh positif terhadap kenyamanan siswa selama berada di sekolah.
Karena itu, penataan kawasan sekolah diarahkan untuk mendukung keberadaan ruang terbuka hijau, taman, kebersihan lingkungan, serta sistem drainase yang berfungsi dengan baik.
Menurut Ely, lingkungan sekolah yang nyaman merupakan salah satu unsur pendukung dalam membangun suasana pembelajaran yang menyenangkan.
"Lingkungan yang bersih, hijau, dan tertata rapi memiliki dampak psikologis yang sangat positif bagi tumbuh kembang anak. Ketika lingkungan sekolah indah dan nyaman, semangat belajar anak-anak secara otomatis akan meningkat," tambahnya.
Harapan Baru untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan
Revitalisasi SDN Baturono diharapkan menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Sukodadi, khususnya dalam menghadirkan fasilitas pendidikan dasar yang lebih memadai.
Dukungan dari pemerintah, pihak sekolah, komite, tenaga pendidik, serta masyarakat menjadi unsur penting agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang.
Namun, keberhasilan revitalisasi tidak hanya diukur dari perubahan tampilan fisik bangunan. Pemeliharaan fasilitas, pengelolaan lingkungan, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan karakter peserta didik juga harus berjalan beriringan.
Dengan fasilitas yang semakin baik, SDN Baturono diharapkan mampu menghadirkan suasana pendidikan yang lebih berkualitas sekaligus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan berdaya saing.
Revitalisasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan perhatian menyeluruh. Sebab, sekolah yang baik bukan hanya terlihat dari bangunannya, melainkan juga dari kualitas lingkungan, pelayanan, dan proses pembelajaran yang diberikan kepada setiap peserta didik.
(THER/Redaksi Liputan12.com)





