- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dinas Pendidikan Labuhanbatu Hantam Palas 4-1, Mochi Cetak Brace! Selangkah Lagi Menuju 16 Besar Piala Gubernur Sumut 2026

Kamis, 05 November 2026 | 11/05/2026 04:46:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-05T09:55:18Z
Tim Sepak Bola Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu berhasil meraih kemenangan telak 4-1 atas Dinas Pendidikan Padang Lawas (Palas) dalam lanjutan Turnamen Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara 2026 di Stadion Binaraga, Rantauprapat.


Labuhanbatu, Liputan12.com - Mental juara dan semangat pantang menyerah ditunjukkan skuad sepak bola Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dalam Turnamen Sepak Bola Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara Antar Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara Tahun 2026. Setelah mengawali kompetisi dengan hasil imbang, tim kebanggaan Labuhanbatu sukses bangkit dan mencatat kemenangan meyakinkan 4-1 atas Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas (Palas).


Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Labuhanbatu untuk membuka peluang lolos ke babak 16 besar. Penampilan impresif para pemain sekaligus memperlihatkan bahwa tim ini memiliki daya juang, kekompakan, dan ambisi besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara.


Pertandingan yang berlangsung di Stadion Binaraga, Rantauprapat, Rabu (4/11/2026) sore, pukul 16.00 WIB, berjalan dengan tensi tinggi. Kedua kesebelasan tampil terbuka dan saling melancarkan serangan sejak peluit awal dibunyikan.






Labuhanbatu berhasil memecah kebuntuan melalui kerja sama apik antara Rendi Framana Munthe (14) dan Ilyas Fauzi Pasaribu (87), yang akrab disapa Mochi. Umpan silang terukur Rendi berhasil disambut sundulan keras Mochi yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Palas. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Labuhanbatu.


Namun, keunggulan tersebut belum mampu dipertahankan hingga turun minum. Memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Labuhanbatu, Palas melancarkan serangan balik cepat dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.


Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik. Duet pelatih Dedi Sadria Gayo, S.Pd dan Dedi Suandy Aritonang, S.Pd, yang akrab disapa Oday, melakukan penyesuaian strategi dengan menginstruksikan para pemain meningkatkan tempo permainan, mempercepat aliran bola, serta memaksimalkan serangan melalui sisi lapangan.


Perubahan taktik tersebut terbukti efektif. Labuhanbatu tampil lebih agresif dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan.


Momen penting terjadi ketika Rendi kembali mengirimkan umpan terobosan kepada Mochi. Pergerakan penyerang Labuhanbatu itu membuat pertahanan Palas berada dalam tekanan hingga terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti.


Wasit Anshori Hasibuan dari PSSI Labuhanbatu langsung menunjuk titik putih. Rendi Framana Munthe yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangannya berhasil mengecoh penjaga gawang Palas, Ahmad Zulfikar Lubis (99). Labuhanbatu pun berbalik unggul 2-1.


Keunggulan tersebut semakin membangkitkan kepercayaan diri para pemain. Mochi kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua pada penghujung babak kedua. Gol tersebut sekaligus melengkapi catatan brace bagi pemain bernomor punggung 87 itu dan membawa Labuhanbatu unggul 3-1.


Pesta gol Labuhanbatu akhirnya ditutup Ridho Fitra Harahap yang sukses mencatatkan namanya di papan skor. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan 4-1 tetap bertahan untuk kemenangan Dinas Pendidikan Labuhanbatu.


Empat Poin, Peluang Lolos Semakin Terbuka


Hasil positif tersebut membuat Labuhanbatu kini mengoleksi empat poin dari dua pertandingan, dengan rincian satu kali imbang dan satu kemenangan.


Pada pertandingan perdana, Labuhanbatu harus puas bermain tanpa gol saat menghadapi Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Namun, kemenangan telak atas Palas menjadi bukti bahwa tim mampu melakukan evaluasi dan memperbaiki performa.


Manager Tim, Hajrat Napitupulu, S.Pd, mengungkapkan rasa puas dan bangganya terhadap perjuangan seluruh pemain yang telah memberikan penampilan maksimal.


Ia mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjaga semangat bertanding meskipun sempat kehilangan keunggulan pada babak pertama.


"Saya puas dengan yang diraih anak-anak sore ini. Bangga atas kemenangan ini," ungkap Hajrat saat dikonfirmasi di Stadion Binaraga.


Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pemain agar tidak terlena dengan kemenangan tersebut. Menurutnya, perjalanan kompetisi masih berlangsung dan pertandingan berikutnya akan menjadi ujian yang jauh lebih menentukan.


"Tetap jaga kondisi dan jangan cepat puas, karena di partai terakhir kita akan melawan tim Dinas Pendidikan Padang Lawas Utara," tegasnya.


Paluta Menjadi Ujian Penentu Labuhanbatu


Pertandingan terakhir Grup E dipastikan menjadi laga yang sangat penting bagi perjalanan Labuhanbatu di turnamen tahun ini.


Dinas Pendidikan Padang Lawas Utara (Paluta) saat ini berada di puncak klasemen dengan enam poin dari dua kemenangan. Sementara itu, Labuhanbatu membuntuti dengan empat poin.


Situasi tersebut membuat pertandingan menghadapi Paluta menjadi kesempatan penting bagi Labuhanbatu untuk memperjuangkan posisi terbaik di Grup E sekaligus mengamankan tiket menuju babak 16 besar.


Sekretaris Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Ahmad Yani, ST., MM, yang bertindak sebagai CEO Tim, turut menyampaikan apresiasi atas perjuangan pemain dan jajaran pelatih.


Menurutnya, kemenangan 4-1 tersebut merupakan hasil dari kerja sama, kedisiplinan, serta semangat kolektif seluruh elemen tim.


"Saya apresiasi kerja keras seluruh pemain dan pelatih. Saya minta tetap jaga kondisi agar performa di laga terakhir melawan Paluta pemain tetap fit dan mampu menjadi juara Grup E," ujar Ahmad Yani.


Ia juga menegaskan bahwa pencapaian dalam turnamen tidak boleh hanya diukur dari hasil akhir pertandingan. Seluruh pemain diminta tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play.


"Jaga dan junjung tinggi sportivitas dan fair play di setiap pertandingan. Karena turnamen ini bukan sekadar kompetisi memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara, melainkan wadah mempererat tali silaturahmi, membangun persaudaraan, serta memperkuat solidaritas antar tenaga pendidik dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara," pungkasnya.


Momentum Kebangkitan dan Persaudaraan Insan Pendidikan


Turnamen Sepak Bola Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara Tahun 2026 ini diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Guru Nasional (HGN) ke-81.


Ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi olahraga antardinas pendidikan, tetapi juga sarana memperkuat hubungan antardaerah, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat solidaritas di kalangan tenaga pendidik.


Bagi Labuhanbatu, kemenangan atas Palas menjadi suntikan motivasi untuk menghadapi pertandingan penentuan. Performa Mochi yang mencetak dua gol, kontribusi Rendi di lini serang, serta gol penutup Ridho menjadi modal kepercayaan diri menghadapi pemuncak klasemen.


Kini perhatian tertuju pada satu pertandingan terakhir Grup E. Mampukah Dinas Pendidikan Labuhanbatu menaklukkan Paluta dan mengakhiri fase grup sebagai juara?


Jawabannya akan ditentukan di lapangan. Satu hal yang pasti, kemenangan 4-1 atas Palas telah mengirimkan pesan bahwa Labuhanbatu belum menyerah dan siap berjuang hingga peluit terakhir.


Labuhanbatu bangkit, Labuhanbatu berjuang, dan mimpi menuju babak 16 besar kini semakin terbuka.



(Rnl/Redaksi)

×
Berita Terbaru Update