- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolresta Sumenep Gelar Minggu Kasih di GPdI, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama

Senin, 26 Oktober 2026 | 10/26/2026 05:28:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-26T10:28:46Z
Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Sumenep, Pendeta GPdI Sumenep Pdt. Samuel Djianto, serta jemaat mengikuti kegiatan Minggu Kasih di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Minggu (25/10/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, memperkuat toleransi, serta menjaga kerukunan antarumat beragama dan situasi kamtibmas yang kondusif.


Sumenep, Liputan12.com – Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Minggu (25/10/2026) malam.


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Sumenep untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, serta kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Sumenep.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Sumenep didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Sumenep. Kedatangan rombongan disambut oleh Pendeta GPdI Sumenep, Pdt. Samuel Djianto, bersama para jemaat yang hadir.


Suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka antara aparat kepolisian dan seluruh elemen masyarakat, tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.


Bangun Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat


Melalui program Minggu Kasih, Polresta Sumenep berupaya membuka ruang dialog secara langsung dengan pengurus gereja dan jemaat. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi, menerima masukan, serta mengetahui berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.


Komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat dinilai penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat kemitraan. Dengan adanya interaksi tersebut, berbagai persoalan yang berkaitan dengan situasi keamanan diharapkan dapat diketahui lebih awal dan menjadi perhatian bersama.


Kehadiran Kapolresta Sumenep beserta jajaran juga menunjukkan upaya kepolisian untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan mengedepankan dialog.


Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama


Selain menjadi sarana menyerap aspirasi, kegiatan Minggu Kasih juga memiliki makna penting dalam memperkuat toleransi dan sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat.


Kerukunan antarumat beragama merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, komunikasi, sikap saling menghargai, serta kesediaan untuk hidup berdampingan secara damai perlu terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, Polresta Sumenep menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada seluruh masyarakat secara adil, tanpa membedakan keyakinan maupun latar belakang sosial.


Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan tempat ibadah juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kemitraan yang positif, sekaligus memperkuat rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan.


Ajak Masyarakat Jaga Situasi Kamtibmas


Polresta Sumenep turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Partisipasi masyarakat, komunikasi yang baik, serta kepedulian terhadap lingkungan dinilai menjadi unsur penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.


Upaya menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan juga membutuhkan dukungan dan kerja sama masyarakat. Melalui sinergi tersebut, potensi gangguan keamanan diharapkan dapat diantisipasi bersama dengan mengedepankan dialog, persatuan, dan semangat gotong royong.


Program Minggu Kasih menjadi salah satu sarana bagi Polresta Sumenep untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai kelompok keagamaan.


Dengan pendekatan yang terbuka dan humanis, kepolisian berharap komunikasi antara aparat, tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.


Melalui kegiatan ini, Polresta Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta mendukung terciptanya kehidupan yang aman, damai, harmonis, dan penuh toleransi di Kabupaten Sumenep.


Selama kegiatan Minggu Kasih berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, lancar, dan kondusif.


Sumber: Humas Polresta SumenepKredit Editor : Redaksi Liputan12.com

×
Berita Terbaru Update